Perry Warjiyo Mundur sebagai Gubernur BI, Apa Saja Perannya Bagi Ekonomi Indonesia Selama 7 Tahun Terakhir?

Hawwa Aulia Nur • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 09:11 WIB
Perry Warjiyo. (Sumber: Instagram/@perrywarjiyo76)
Perry Warjiyo. (Sumber: Instagram/@perrywarjiyo76)

BATU, RADAR BATU – Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia. Berdasarkan laporan dari Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, Perry mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto pada Minggu, 26 Juli 2026.

"Per kemarin, secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden," ungkap Prasetyo Hadi Senin, 27 Juli 2026. Dilansir dari CNN News.

Perry Warjiyo mengundurkan diri pada periode kedua dari masa jabatannya. Masa jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia dimulai dari tahun 2018. Tahun 2018 hingga 2023 menjadi periode pertamanya. Kemudian dilanjutkan dengan periode kedua dengan masa jabatan tahun 2024-2028.

Baca Juga: Usai Hotman Paris Mundur, Mantan Juru Bicara KPK Ini Kini Ambil Alih Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah

Pengunduran diri Perry dari jabatannya menimbulkan pertanyaan bagi publik terkait motivasi mantan Gubernur BI tersebut. Ia mengundurkan diri karena alasan pribadi secara suka rela. Saat ini, jabatan Gubernur BI tersebut telah diserahkan secara sementara kepada Deputi Gubernur Senior, Saudari Destry Damayanti.

Presiden Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan tinggi atas pengabdian Perry selama 8 tahun. Selama menjadi Gubernur BI, Perry telah memberikan banyak kontribusi dalam menahkodai perekonomian Indonesia. 

Perry berperan dalam mengarahkan ekonomi Indonesia di masa pandemi COVID-19, periode transisi, hingga krisis belakangan yang terjadi di Asia Barat. Perry mengimplementasikan kerangka kerja yang lebih terintegrasi, menggunakan campuran kebijakan suku bunga, intervensi valuta asing dan koordinasi dengan pemerintah. 

Baca Juga: Senyum Petani di Kota Batu Nikmati Hasil Panen Melimpah Berkat Pembinaan Bank Indonesia Malang

Dalam masa jabatannya di tahun 2026 ini, Perry membawahi Bank Indonesia untuk melakukan berbagai upaya demi menguatkan rupiah. Dalam manajemennya pula, BI berhasil meningkatkan rate sebanyak tiga kali pada periode Mei hingga Juni 2026.

Adapun dengan semua perannya terhadap perekonomian Indonesia, Perry dinilai telah memberikan banyak kontribusi positif. Pengunduran diri Perry dari jabatan Guberbur BI kini menjadi sorotan beberapa media asing.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber
Perry Warjiyo Gubernur BI Mundur Gubernur BI ekonomi bank indonesia