BATU, RADAR BATU – Sebuah speedboat yang membawa 11 turis asing dilaporkan menghilang saat berlayar dari Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah menuju Gorontalo. Saat ini Tim SAR tengah melakukan pencarian kapal cepat tersebut.
Baca Juga: Update dan Kronologi KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar: Jumlah Korban 78 Orang, 25 Masih Hilang
Kapal cepat tersebut menghilang sejak Jumat, 24 Juli 2026 lalu. Dalam kapal cepat tersebut terdapat 11 turis asing dan 2 anak buah kapal. Speedboat tersebut berangkat pukul 07.00 WITA dari Tojo Una-Una , Sulawesi Tengah menuju ke kabupaten Puhowato, Gorontalo.
Kapal tersebut diperkirakan sampai ditujuan pukul 11.00 WITA. Namun, tak kunjung sampai hingga pukul 15.00 WITA.
"Mereka berangkat dari Tojo Una-Una menggunakan speedboat menuju Gorontalo, Kabupaten Pohuwato, Marisa. Ya, di perairan Teluk Tomini Gorontalo" ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Provinsi Gorontalo, Heriyanto pada Sabtu, 25 Juli 2026. Dilansir dari Detik.com.
Adapun 11 nama turis asing yang menaiki speedboat tersebut antara lain adalah:
- Milan Kasik
- Rani Permentier
- Mathijs Sercu
- Jelka Van Driesum
- Hinke Van Deer
- Roeland Van Driesum
- Age Van Driesum
- Matthias Prange
- Celine Josette Menguy
- Hector Fabio Prange
- Ronny Josue Prangue
Pada jumat lalu, kapal Tim SAR tak bisa langsung diturunkan karena cuaca malam yang buruk dan tingginya gelombang air laut. Akhirnya pada Sabtu, 25 Juli 2026 Kapal Negara (KN) SAR Bhisma baru dapat mencari kapal cepat tersebut pukul 9.40 WITA.
Baca Juga: Pengorbanan Terakhir Kakek 80 Tahun di KM Nurul Salsa, Berikan Pelampung Demi Selamatkan Cucu
"Iya KN SAR Bhisma dikerahkan untuk mencari speedboat yang mengangkut 11 wisatawan asing dan nakhoda serta ABK," kata Kepala Basarnas Palu, Muh Rizal, PADA Sabtu 25 Juli 2026. Dilansir dari CNN News.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber