Prabowo Dorong Pembangunan Pangan Lewat Panen Raya Terintegrasi

Hawwa Aulia Nur • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 09:15 WIB
Presiden Prabowo Pada Acara Panen Raya. (Sumber: Instagram)
Presiden Prabowo Pada Acara Panen Raya. (Sumber: Instagram)

BATU, RADAR BATU – Panen Raya Terintegrasi baru saja diresmikan di Lanud Addurachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Jumat, 17 Juli 2026 lalu. Presiden Prabowo turut hadir dan meresmikan kegiatan Panen Raya Terintegrasi tersebut. 

Panen Raya Terintegrasi merupakan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas komoditas pertanian. Melalui program panen raya tersebut Presiden Prabowo Subianto berharap dapat menguatkan sektor pangan dan mensejahterakan kehidupan masyarakat. 

Baca Juga: Hadiri Panen Raya di Malang, Presiden Prabowo: Petani dan Nelayan Adalah Pahlawan yang Sebenarnya!

"Melalui kegiatan ini, Bapak Presiden Prabowo ingin memastikan penguatan sektor pangan dilakukan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya pada Jumat, 17 Juli 2026. (Dilansir dari detik.com)

Prabowo mengunjungi seluruh titik lokasi pada program Panen Raya ini. Adapun pada program Panen Raya Terintegrasi tersebut  terdapat 43 titik tempat panen. Diantaranya, panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara pada 8  titik lokasi, panen padi yang dipimpin TNI Angkatan Darat pada 31 titik lokasi, dan panen kedelai yang didampingi oleh TNI Angkatan Laut pada 4 titik lokasi. 

Baca Juga: Prabowo Gelar Rapat 5 Jam, Intens Evaluasi MBG dan Koperasi Desa

Panen lahan yag dikelola oleh TNI AD dari bulan Januari hingga Juni 2026 menghasilkan produksi beras sebanyak 19,2 juta ton. Disisi lain, lahan yang dikelola oleh TNI AL berpotensi menhasilkan 3.676 ton kedelai. Sedangkan lahan yang dikelola TNI AU berpotensi menghasilkan 18.386 juta ton tebu atau setara 1,36 juta ton gula.

Melalui kunjungan di Panen Raya tersebut, Presiden Prabowo Subianto ingin mewujudkan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan produtivitas sektor pertanian, dan pembangunan swasembada berkelanjutan.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber
Swasembada malang prabowo pangan panen raya