Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Dua Jasad Turis China di Labuan Bajo Masih Menunggu Pemulangan

Hawwa Aulia Nur • Minggu, 19 Juli 2026 | 09:00 WIB
Proses Evakuasi 2 Korban Turis China di Perairan Pulau Kelor Labuan Bajo. (Sumber: Instagram)
Proses Evakuasi 2 Korban Turis China di Perairan Pulau Kelor Labuan Bajo. (Sumber: Instagram)

BATU, RADAR BATU -  Dua turis asal China, Guo Xingyou dan Sha Ginyang ditemukan tewas saat snorkeling di perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur Rabu,15 Juli 2026 lalu. Hingga saat ini jenazah pasangan suami istri tersebut masih berada di RSUD Komodo untuk menunggu penjemputan dari pihak keluarga. 

"Belum dipulangkan, masih di RSUD Komodo," tutur Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Komodo Paulus Ndarung, Sabtu (18/7/2026).

Baca Juga: Update dan Kronologi KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar: Jumlah Korban 78 Orang, 25 Masih Hilang

Kedua turis asal china ini ditemukan meninggal tenggelam saat melakukan snorkeling tanpa mengenakan life jacket (pelampung). Kecelakaan bermula saat kapal dek terbuka KM Rinca Story berangkat dari Pelabuhan Marina Waterfront pukul 10.00 Wita dan membawa sejumlah wisatawan menuju Pulau Kelor. 

Kedua turis china tersebut snorkeling tanpa pengawasan kru kapal maupun tour guide. Pasangan suami istri tersebut hanya menggunakan masker selam dan kaki katak, tanpa mengenakan pelampung. 

Kedua turis tersebut diduga terseret arus kencang hingga mengalami kelelahan ekstrem. Guo Xingyou ditemukan dengan kondisi mengapung di periaran Pulau Kelor. Sedangkan Sha Ginyang ditemukan di dasar laut dengan kedalaman 23 meter. 

3 hari setelah proses evakuasi, kedua jenazah tersebut belum dapat disemayamkan di negara asal. 

Baca Juga: Lansia Singosari Tenggelam di Waduk Selorejo, Sempat Ikut Acara Hajatan Warga Sekitar

Pihak kantor imigrasi kelas II TPI Labuan Bajo telah melakukan koordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (China) di Bali untuk proses pemulangan korban. Melalui koordinasi tersebut, disampaikan bahwa keluarga korban akan menjemput jenazah di Labuan Bajo.

Saat ini pihak keluarga korban masih mengurus visa untuk penjemputan di Indonesia.

"Informasi terakhir dari konsulat (China), keluarganya akan datang ke Indonesia. Sekarang keluarga sedang menunggu proses pembuatan visa ke Indonesia," jelas Paulus.

 

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber
Turis China Labuan Bajo evakuasi wisata snorkeling