Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Dua Filosofi di Balik Perjalanan Karier Legendaris Rachmat Gobel: Dari Kerajaan Bisnis, Kursi Menteri, hingga Parlemen

Fitri Cahya Dwi Anggriani • Jumat, 10 Juli 2026 | 22:00 WIB
Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel. (Sumber: NasDem).
Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel. (Sumber: NasDem).

JAKARTA, RADAR BATU – Berbekal gemblengan disiplin sejak belia dan latar belakang akademis yang matang dari Negeri Matahari Terbit, Jepang, rekam jejak karier Rachmat Gobel membentang kokoh meintasi berbagai sektor krusial di tanah air.

Tidak hanya sukses memimpin Kelompok Usaha Gobel, dedikasi almarhum turut menembus ranah birokrasi pemerintahan hingga kursi parlemen sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di Indonesia.

Sebagai seorang tokoh yang lahir di Gorontalo, masyarakat Gorontalo memberinya gelar “Ti Bulilango Hunggia” yang berarti “Pemberi Cahaya Negeri”. Ia dianggap sebagai pewujud harapan masyarakat Gorontalo.

Baca Juga: Mengenang Rachmat Gobel: Dari Tukang Sapu Pabrik Menjadi Pemimpin Kerajaan Bisnis Gobel Group

Sebelum dikenal sebagai politikus, Rachmat Gobel membangun karier Panjang sebagai pengusaha. ia menduduki posisi Asisten Presiden Direktur di PT National Gobel pada tahun 1989 yang saat ini telah berganti nama menjadi PT Panasonic Manafacturing Indonesia.

Pada tahun 1991 Rachmat kembali mengepakkan sayap dengan menduduki anggota Dewan Direksi yang memiliki kewenangan penuh atas perencanaan manajemen perusahaan. Hingga pada 1994—2014 ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Global Internasional.

Dua Filosofi Bekal Kesuksesan Rachmat Gobel

Kiprah profesionalnya senantiasa berbekal motivasi dari dua filosofi besar. Pertama, filosofi pohon pisang dari sang ayah yang mengajarkan untuk menjadi individu yang bermanfaat, pantang menyerah sebelum menghasilkan karya (berbuah), dan selalu mempersiapkan generasi penerus yang lebih baik.

Baca Juga: Resmi! Bapenda Jakarta Tetapkan Pajak Kendaraan Listrik Berbasis Baterai 0 Persen

Kedua, filosofi air mengalir dari keran dari pendiri Panasonic Corpotarion, Konosuke Matsuhita, yang menekankan pentingnya kemanfaatan, adaptasi, dan kerendahan hati.

Berbekal nilai-nilai luhur itulah, pada saat yang bersamaan, ia dipercaya menjadi Komisaris PT Panasonic Manufacturing Indonesia (2002-2014), Komisaris Utama PT Panasonic Gobel Indonesia (2004-2014), Komisaris PT Smart Tbk, Komisaris PT Indosat Tbk (2008-2014), serta Komisaris Utama PT Visi Media Asia Tbk (2012-2014).

Sebagai penerus Gobel Group, Rachmat Gobel menjadi penerus dan mengelola bisnis yang dibangun ayahnya.

Baca Juga: Dari Dikuntit Densus 88 hingga Konvoi Brimob, Ini Rentetan Teror yang Buat Jampidsus Febrie Ardiansyah Dijaga Ketat TNI

Kiprah di Pemerintahan dan Parlemen

Langkah pengabdian Rachmat Gobel tidak berhenti di sektor swasta. Kiprahnya di ranah birokrasi dimulai ketika ia ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan dalam Kabinet Kerja periode 2014–2019, tepatnya sejak 27 Oktober 2014 hingga 12 Agustus 2015. Usai menuntaskan tugas di jajaran eksekutif, ia memantapkan langkah ke panggung politik legislatif. Pada Pemilu 2019, ia berhasil terpilih menjadi Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, dan langsung mendapat mandat strategis sebagai Wakil Ketua DPR RI untuk periode 2019–2024.

Editor : Aditya Novrian
#Rachmat Gobel #filosofi #jejak karier Rachmat Gobel #nasdem #dpr ri