JAKARTA, RADAR BATU – Markas Besar (Mabes) TNI buka suara soal penjagaan ketat rumah Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie Ardiansyah oleh sejumlah TNI di Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (8/7).
Brigjen Muhammad Nas selaku Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI membenarkan adanya pengamanan ketat di kediaman Febrie. Ia menjelaskan bahwa pengerahan personel TNI tersebut dilakukan atas dasar arahan dan permohonan bantuan langsung dari pihak Kejagung.
Meskipun demikian, Nas memastikan, pengamanan TNI di rumah Febrie tidak berkaitan dengan isu lain yang tengah berkembang.
Baca Juga: Bukan Absen, Menlu Sugiono Ungkap Alasan RI Diwakili Dubes dalam Prosesi Awal Pemakaman Khamenei
“Terkait pengamanan Jampidsus, benar bahwa pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi kejaksaan dan telah dikoordinasikan sesuai mekanisme,” ujar Nas, saat dikonfirmasi, Kamis (9/7).
Selain itu, kebijakan pengamanan tersebut mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2025 yang mengatur secara khusus terkait jaminan perlindungan bagi jaksa saat menjalankan tugas penegakan hukum.
Ia turut mengklarifikasi terkait isu penggeledahan di beberapa titik oleh Polri di luar konteks pengamanan TNI. Hal itu disebutnya sebagai proses tindakan hukum mutlak yang berada di bawah wewenang Polri.
Baca Juga: Distribusi MBG di Kota Batu Aktif Kembali pada 13 Juli
“Adapun mengenai informasi adanya penggeledahan oleh Polri terhadap sejumlah lokasi, hal tersebut merupakan proses yang berbeda dan menjadi kewenangan Polri,” pungkas dia.
Penjagaan Ketat Rumah Febrie Ardiansyah
Pengamanan ketat di kediaman Jampidsus Kejagung, Febrie Ardiansyah mulai terlihat pada Rabu (8/7) malam. Sedikitnya 20 prajurit TNI disiagakan untuk menjaga kediaman Febrie yang berlokasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Para prajurit tampak menyiagakan senjata laras panjang dan berjaga di area gerbang utama. Selain itu, sejumlah personel lainnya terlihat bersiaga dan Sebagian beristirahat di area taman depan rumah, yang membagi kedua jalur dengan arah yang berbeda.
Kehadiran personel TNI dan internal Kejaksaan Agung ini mempertegas adanya pengamanan ekstra terhadap sosok Febrie Adriansyah yang selama ini dikenal menangani berbagai kasus korupsi kelas kakap di Indonesia.
Baca Juga: Guna Selaraskan Kebutuhan Industri, Wamenaker Tegaskan 5 Prioritas Akselerasi Ketenagakerjaan
Tak hanya personel TNI, terlihat sejumlah pria berbadan tegap dengan mengenakan pakaian sipil turut bersiaga di sekitar lokasi.
Sementara itu, atmosfer di dalam gerbang kediaman juga menunjukkan aktivitas yang tidak biasa. Sejumlah jaksa dari lingkungan Jampidsus tampak berlalu-lalang dengan mengenakan seragam dinas berwarna merah.
Penjagaan ketat di rumah dinas Febrie Adriansyah ini dilaporkan terjadi sesaat setelah pihak kepolisian melakukan penggeledahan di Cafe de’Clan Signature yang berlokasi di Jalan Cilandak Tengah, Cipete, Jakarta Selatan.
Editor : Aditya Novrian