Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pastikan Pertalite Aman, Anggota DPR Minta Pemerintah Jamin Stok di Tengah Kenaikan Harga Pasar

Fasya Mumtahanah • Senin, 20 April 2026 | 21:52 WIB
HARGA BBM NONSUBSIDI NAIK: Anggota DPR Ingatkan agar Harga Pasar Tidak Naik. (Sumber: Istimewa)
HARGA BBM NONSUBSIDI NAIK: Anggota DPR Ingatkan agar Harga Pasar Tidak Naik. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, RADAR BATU – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi yang diberlakukan sejak 18 April 2026 terus menjadi perbincangan hangat. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Golkar, Firnando Ganinduto, memperingatkan secara tegas agar para pelaku pasar tidak menaikkan harga kebutuhan pokok.

Menurut Firnando, tidak ada alasan bagi pedagang untuk menaikkan harga pangan. Pasalnya, pemerintah telah menjamin bahwa harga BBM subsidi seperti Pertalite tetap di angka Rp10.000 per liter dan Solar subsidi Rp6.800 per liter. Bahkan, harga Pertamax pun tidak mengalami perubahan di level Rp12.300 per liter.

Baca Juga: Nggak Cuma View! Ini 5 Cafe Aesthetic di Batu yang Wajib Masuk Feed Instagrammu

"Karena tidak adanya kenaikan pada BBM subsidi, seharusnya tidak ada alasan bagi pelaku pasar untuk menaikkan harga bahan pokok," ujar Firnando, Minggu (19/4/2026).

Lonjakan harga memang terjadi pada jenis nonsubsidi, seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Kenaikan harga itu lantaran pemerintah mengikuti mekanisme harga pasar. Penyesuaian harga tersebut dinilai perlu agar beban Pertamina tidak semakin membengkak.

Meski demikian, Firnando menyoroti dampak nyata bagi kelompok kelas menengah yang kini tertekan daya belinya. Ia mewaspadai adanya peralihan pengguna dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi. Selain itu, harga bahan pokok juga terancam naik sebagai imbasnya.

Baca Juga: Surganya Sweet Tooth, Apuro Batu Tawarkan Manisnya Dessert dengan Suasana Alam yang Menenangkan

Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah untuk memperketat pengawasan di lapangan agar Pertalite dan Solar subsidi tidak dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu. Selain pengawasan, Firnando juga mendorong adanya kontrol ketat terhadap tarif logistik dan pemberian insentif agar biaya distribusi tidak memicu inflasi.

Langkah-langkah seperti operasi pasar dan intervensi distribusi harus segera diintensifkan guna menjaga kesejahteraan masyarakat. "Pemerintah harus waspada terhadap dampak kenaikan ini, khususnya terhadap kelas menengah," pungkasnya.

Baca Juga: Hidden Gems Cafe di Batu! Intip Tempat Santai Nyaman yang Masih Jarang Diketahui

Editor : Aditya Novrian
#pasar #harga #bbm