BATU, RADAR BATU - Musik yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau AI kini semakin membanjiri layanan streaming. Di tengah perkembangan tersebut, Deezer justru mendapat penghargaan karena teknologi yang mereka gunakan untuk mendeteksi musik buatan AI.
Deezer menerima Innovation Award dari Billboard France dalam acara Billboard Power Players di Paris pada 15 September 2026. Penghargaan tersebut diberikan untuk teknologi pendeteksi musik AI milik Deezer.
Teknologi tersebut disebut mampu mengidentifikasi lagu yang sepenuhnya dibuat menggunakan AI dengan tingkat akurasi mencapai 99,8 persen. Deezer sendiri sudah menggunakan sistem tersebut sejak Januari 2025.
Baca Juga: Dulu Digugat, Kini Gandeng Label Musik: AI Suno Mulai Berdamai dengan Musisi
Jumlah musik AI yang masuk ke platform juga terus meningkat. Pada Juni 2026, Deezer menerima hampir 90 ribu lagu yang sepenuhnya dibuat AI setiap harinya. Dalam periode tertentu, jumlah tersebut bahkan mencapai lebih dari setengah seluruh musik baru yang masuk ke platform.
Meski jumlahnya sangat besar, musik AI hanya menyumbang sekitar 1 hingga 3 persen dari total stream di Deezer. Salah satu alasannya karena lagu yang terdeteksi dibuat sepenuhnya menggunakan AI tidak dimasukkan ke dalam rekomendasi algoritma maupun playlist editorial.
Deezer juga menyebut hingga 85 persen stream pada musik AI yang mereka temukan pada 2025 terindikasi sebagai streaming palsu. Stream tersebut kemudian tidak dihitung untuk pembayaran royalti.
Teknologi pendeteksi AI milik Deezer kini juga mulai digunakan oleh sejumlah organisasi musik di luar platform tersebut.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : berbagai sumber