BATU, RADAR BATU - Macklemore resmi tidak lagi menjadi penampil pembuka dalam sisa tur Amerika Serikat Ed Sheeran. Keputusan tersebut muncul setelah rapper asal Amerika Serikat itu menyampaikan dukungan untuk Palestina saat tampil di salah satu konser tur tersebut.
Macklemore sebelumnya tampil sebagai pembuka konser Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 September 2026. Dalam penampilannya, ia menyerukan “Free Palestine” kepada penonton dan membawakan “Hind’s Hall”, lagu pro-Palestina yang dirilisnya pada 2024.
Pernyataan tersebut kemudian memicu kontroversi. Sejumlah kelompok mengecam aksi Macklemore dan Israeli-American Council bahkan membuat petisi yang meminta dirinya dikeluarkan dari sisa tur Ed Sheeran.
Baca Juga: Konser Ye di Chicago Jadi Surat Cinta untuk Kampung Halamannya
Promotor tur, Messina Touring Group, kemudian mengonfirmasi bahwa Macklemore tidak akan tampil dalam sisa jadwal konser di Amerika Serikat. Menurut promotor, sejumlah pemilik venue pada jadwal mendatang menyatakan tidak akan menggelar konser jika Macklemore masih berada dalam jajaran penampil.
Macklemore sendiri mengatakan bahwa dirinya dan Ed Sheeran sempat melakukan sejumlah pembicaraan sulit terkait persoalan tersebut. Ia juga menyebut pemilik New England Patriots sekaligus Gillette Stadium, Robert Kraft, ikut memberikan tekanan agar dirinya tidak tampil di venue tersebut.
Kraft membenarkan bahwa pihaknya menolak penampilan Macklemore di Gillette Stadium. Ia mengatakan keputusan tersebut berkaitan dengan apa yang dianggapnya telah melewati batas terkait antisemitisme. Macklemore membantah tuduhan tersebut dan mengatakan kritik terhadap Israel tidak seharusnya disamakan dengan kebencian terhadap masyarakat Yahudi.
Sebelum dikeluarkan dari tur, Macklemore dijadwalkan tampil dalam delapan dari sepuluh konser Ed Sheeran yang tersisa di Amerika Serikat. Tur tersebut akan kembali berlangsung pada 19 September di Philadelphia dan berakhir pada November mendatang.
Ed Sheeran sendiri belum memberikan pernyataan publik mengenai keputusan tersebut. Sementara itu, Macklemore tetap mempertahankan sikapnya dalam mendukung Palestina meski keputusan tersebut membuatnya kehilangan kesempatan tampil dalam sejumlah konser besar di Amerika Serikat.
Editor : Aditya NovrianSumber : berbagai sumber