BATU, RADAR BATU - Lomba Sihir resmi merilis lima lagu baru yang menjadi bagian dari versi deluxe album Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi pada 3 September 2026. Salah satu hal menarik dari rilisan tersebut datang dari Baskara Putra yang mencoba pendekatan berbeda dalam bernyanyi, khususnya pada lagu ‘Vas Bunga’.
Dalam proses pengerjaannya, Baskara mengaku terinspirasi dari gaya bernyanyi Cholil Mahmud, vokalis Efek Rumah Kaca. Inspirasi tersebut muncul setelah dirinya berkesempatan berkolaborasi dengan Cholil dan melihat secara langsung bagaimana Efek Rumah Kaca mengolah musik mereka.
Baskara kemudian mencoba menerapkan pendekatan tersebut ke dalam ‘Vas Bunga’. Ia memperhatikan bagaimana intonasi vokal dimainkan, kapan nada dinaikkan atau diturunkan, hingga bagaimana setiap potongan suku kata ditempatkan dalam lirik. Meski begitu, ia menyebut pendekatan tersebut tidak dibuat untuk meniru Cholil secara keseluruhan.
Selain mengubah cara bernyanyi, Baskara juga mengambil pendekatan berbeda dalam proses kreatif lima lagu baru Lomba Sihir. Jika biasanya ia menjadi salah satu anggota yang sering membawa referensi ke studio, kali ini Baskara justru memilih datang tanpa membawa referensi tertentu.
Keputusan tersebut dilakukan agar dirinya bisa lebih membaur dengan ide dan musik yang sedang didengarkan oleh anggota Lomba Sihir lainnya. Cara tersebut memberikan ruang bagi mereka untuk mengembangkan materi berdasarkan proses bersama.
Lima lagu baru yang dirilis dalam versi deluxe ini terdiri dari ‘Cerita Cinta’, ‘Hampir’, ‘Vas Bunga’, ‘Di Seberang’, dan ‘Sedikit Demi Sedikit’. Kelimanya melengkapi album Obrolan Jam 3 Pagi yang sebelumnya dirilis pada 2025.
Lewat rilisan ini, Lomba Sihir tidak hanya memperpanjang cerita dari album sebelumnya, tetapi juga memberikan ruang bagi setiap personelnya untuk mengeksplorasi pendekatan baru dalam proses bermusik.
Editor : Aditya NovrianSumber : berbagai sumber