Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Bocil Mulai Ketagihan Zumba di CFD Mbatu Sae Kota Batu

Rori Dinanda Bestari • Senin, 8 Juni 2026 | 19:00 WIB
SEMANGAT: Salah seorang anak-anak bergabung dalam event zumba bersama di CFD Mbatu Sae kemarin pagi (7/6).
SEMANGAT: Salah seorang anak-anak bergabung dalam event zumba bersama di CFD Mbatu Sae kemarin pagi (7/6).

 

BATU, RADAR BATU - Pergeseran tren animo kunjungan ke Car Free Day Mbatu Sae di area Stadion Gelora Brantas mulai menyentuh demografi usia belia. Barisan depan senam zumba massal yang biasanya dikuasai kalangan ibu-ibu, kini perlahan digeser bocil-bocil. Aktivitas fisik di jalan raya ini berhasil bertransformasi menjadi ruang rekreasi baru bagi keluarga.

Fenomena turunnya anak-anak ke arena senam ini memberi warna baru bagi tata ruang sosial kota. Salah satu warga Desa Junrejo Sriati mengaku rutin memboyong putrinya yang baru berusia sembilan tahun, Ainaya Nurhayatul Rohmah, untuk melebur dalam keramaian. Ritme gerakan zumba yang enerjik tapi mudah diikuti membuat anak-anak kian bersemangat.

BACA JUGA: Warkop Bhumirasa Batu, Cafe Unik dengan Wisata Petik Jeruk di Tengah Kebun

“Tiap minggu sekarang minta ikut. Soalnya memang suka sekali olahraga,” terangnya. Usai memeras keringat, Sriati dan sang putri biasanya langsung memburu aneka jajanan kuliner lokal. Bagi kalangan anak-anak, koridor yang steril dari asap kendaraan ini menawarkan paket hiburan yang komplet.

Area ini tidak hanya menjadi fasilitas gerak badan yang menyehatkan, tetapi juga menghadirkan titik kumpul yang aman dan rekreatif. Daya pikat zumba massal ini juga terbukti sukses menjaring kepesertaan pendatang baru. Pengunjung CFD lainnya, Anis Yuliatin mengaku baru pertama kali memberanikan diri membawa putrinya Danisa ke CFD.

BACA JUGA: Wisata Coban Lanang di Batu, Cocok untuk Berburu Foto Alam tanpa Trekking Berat

Meski berstatus pemula dan sempat canggung mengikuti panduan sang instruktur di atas panggung, Danisa yang masih berusia sembilan tahun itu langsung terpikat oleh atmosfer kegiatan tersebut. “Kesan pesannya seru bisa senam ramai-ramai. Minggu depan pengen ikutan lagi," akunya.

Tingginya partisipasi anak-anak ini menjadi indikator positif bagi pengelolaan kota. Event CFD Mbatu Sae terbukti tidak sekadar berfungsi sebagai ruang publik sesaat di hari libur. Namun, kawasan ini telah berevolusi menjadi ruang ketiga yang sehat, inklusif, dan benar-benar ramah anak. (adv/ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#CFD Mbatu Sae #kota batu #car free day