Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Jangan Malas Berpikir, Ini Kebiasaan Sepele yang Bikin Pikiran Mudah “Pikun” di Usia Muda

Parahita Ade Kumala • Jumat, 5 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ilustrasi orang yang gampang lupa (sumber foto: magnific)
Ilustrasi orang yang gampang lupa (sumber foto: magnific)
BATU, RADAR BATU – Gangguan daya ingat atau sering lupa tidak hanya dialami oleh usia lanjut, tetapi juga mulai banyak terjadi pada usia muda. Kondisi ini umumnya dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari dapat menurunkan fungsi kognitif otak jika dilakukan terus-menerus.

Salah satu penyebab utama adalah kurangnya stimulasi otak akibat malas berpikir dan belajar hal baru. Ketika otak jarang digunakan untuk aktivitas yang menantang, koneksi antar sel saraf dapat melemah sehingga kemampuan mengingat ikut menurun.

Selain itu, kebiasaan begadang atau kurang tidur juga menjadi faktor penting. Saat tidur, otak bekerja untuk mengatur ulang dan mengonsolidasikan ingatan. Kurangnya waktu tidur dapat mengganggu proses tersebut sehingga konsentrasi dan daya ingat menurun drastis.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Berikut 5 Rekomendasi Sunscreen yang Cocok untuk Kulit Berjerawat Menurut Kandungannya

Kebiasaan multitasking juga turut berpengaruh. Mengerjakan banyak hal sekaligus membuat fokus terpecah, sehingga informasi tidak diproses secara optimal oleh bagian otak yang berperan dalam memori. Dalam jangka panjang, hal ini dapat membuat seseorang lebih mudah lupa.

Faktor lain seperti stres kronis, kurang aktivitas fisik, hingga pola hidup tidak sehat juga dapat mempercepat penurunan fungsi otak. Stres yang berlebihan dapat meningkatkan hormon kortisol yang mengganggu area memori, sementara kurang olahraga membuat aliran oksigen ke otak tidak optimal.

Selain gaya hidup, kondisi seperti kekurangan vitamin B12, efek samping obat tertentu, hingga gangguan kesehatan seperti tiroid atau masalah saraf juga dapat memengaruhi daya ingat seseorang.

Untuk menjaga kesehatan otak, masyarakat disarankan melakukan aktivitas sederhana seperti membaca, menghafal, bermain teka-teki, serta menjaga pola tidur yang teratur. Jika gangguan memori sudah mulai mengganggu aktivitas harian, pemeriksaan ke tenaga medis menjadi langkah yang tepat untuk dilakukan.

Baca Juga: 2026 Mending MacBook Neo atau MacBook Air M2? Simak Perbandingannya Sebelum Membeli

Editor : Aditya Novrian
#mudah lupa #pikun #lifestyle #otak #stres