Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Fasilitas Anyar Sulap CFD Mbatu Sae Kota Batu Jadi Episentrum Olahraga Favorit

Rori Dinanda Bestari • Senin, 1 Juni 2026 | 16:00 WIB
ANTUSIASME TINGGI: Ratusan pengunjung Car Free Day (CFD) Mbatu Sae mengikuti senam zumba massal di pelataran Stadion Gelora Brantas kemarin pagi (31/5).
ANTUSIASME TINGGI: Ratusan pengunjung Car Free Day (CFD) Mbatu Sae mengikuti senam zumba massal di pelataran Stadion Gelora Brantas kemarin pagi (31/5).

 

BATU, RADAR BATU - Transformasi ruang publik yang ditopang modernisasi infrastruktur terbukti ampuh mengubah pola rekreasi masyarakat Kota Batu. Sedikitnya ratusan warga dari berbagai wilayah memadati kawasan Car Free Day (CFD) Mbatu Sae di area Stadion Gelora Brantas kemarin pagi (31/5).

Agenda mingguan ini tak lagi sekadar menjadi ruang pejalan kaki. Namun, juga telah bermutasi menjadi episentrum kebugaran massal favorit warga untuk menghabiskan libur akhir pekan. Pergeseran tren rekreasi pasif menjadi aktif ini dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.

Yeni Istanti warga Kelurahan Temas menyebut CFD kini menjadi muara dari gaya hidup sehat komunal di lingkungannya. “Di kampung, kami ada rutinitas senam tiap Jumat. Saat akhir pekan tiba, rutinitas itu kami lanjutkan secara kolektif ke CFD sini,” ungkapnya.

BACA JUGA: Jumlah Guru Pendamping Khusus Belum Ideal, Satu GPK Bisa Tangani hingga 27 Siswa ABK

Yeni tak datang sendiri. Ia rutin memboyong lima rekannya yang tergabung dalam komunitas Mom Squad untuk mengikuti senam zumba. Totalitas mereka ditunjukkan lewat penggunaan seragam khusus demi menjaga kekompakan saat membaur di tengah massa.

Daya pikat kelengkapan fasilitas baru ini nyatanya sukses mendobrak batas wilayah. Narli, warga Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang mengaku rela melintasi perbatasan daerah pada setiap akhir pekan demi mengakses ruang publik ini.

BACA JUGA: Mencicipi Susu Segar di Kop Sae Pujon, Sekaligus Berburu Oleh-Oleh Khas Daerah

Sebelumnya, ia kerap memanfaatkan fasilitas serupa bersama komunitas Lin Tien Kung (LTK) pada hari Selasa dan Jumat. “Khusus hari Minggu, saya alokasikan waktu murni untuk joging di lintasan Taman Hutan Bondas bersama empat rekan satu komunitas,” urainya.

Menurut Narli, keunggulan komparatif CFD Mbatu Sae terletak pada diversifikasi pilihan olahraga dan kelayakan infrastruktur fisik. Ketersediaan fasilitas baru membuat pengunjung lebih betah menghabiskan waktu lebih lama.

“Mulai dari arena zumba yang atraktif hingga jalur joging yang representatif, semuanya menawarkan kenyamanan ruang gerak. Harapannya, kualitas fasilitas ini konsisten dijaga agar akses olahraga yang terjangkau bagi warga bisa terus berlanjut,” pungkasnya. (adv/ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#jogging track #Car fee day kota batu #CFD Mbatu Sae #Taman Hutan Bondas