Ketika Gen Z Mulai Memasuki Fase Dewasa, Ditandai dengan Tak Lagi Sempat Scroll TikTok dan Nonton Drakor

Parahita Ade Kumala • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 23:00 WIB
Ilustrasi kehidupan dewasa yang padat (sumber foto: magnific)
Ilustrasi kehidupan dewasa yang padat (sumber foto: magnific)
BATU, RADAR BATU – Maraton drama Korea hingga subuh dan scroll TikTok berjam-jam dulu menjadi rutinitas yang lekat dengan kehidupan Gen Z. Namun kini, banyak Gen Z mulai merasa tidak lagi memiliki waktu maupun energi untuk melakukan kebiasaan tersebut. Fenomena ini dianggap sebagai tanda Gen Z mulai memasuki fase dewasa.

Kesibukan kerja, kuliah, hingga tuntutan hidup mandiri membuat waktu luang perlahan menyusut. Setelah menjalani aktivitas seharian, banyak Gen Z memilih tidur lebih cepat dibanding menghabiskan malam dengan menonton drakor atau scrolling media sosial tanpa tujuan.

Perubahan ini juga dipengaruhi meningkatnya tanggung jawab hidup. Fokus yang dulu hanya sebatas hiburan kini bergeser ke persoalan karier, kesehatan mental, finansial, hingga memikirkan masa depan. Tak sedikit yang mulai sibuk mengatur pengeluaran, membayar tagihan, sampai belajar investasi dibanding mengejar update tren TikTok terbaru.

Baca Juga: Apa Itu Inflasi? Ini Penjelasan Sederhana dan Dampaknya ke Masyarakat

Selain itu, muncul fenomena digital fatigue atau kelelahan digital. Setelah berjam-jam menatap layar laptop dan ponsel untuk urusan pekerjaan, hiburan berbasis layar justru terasa melelahkan. Akibatnya, banyak Gen Z mulai mencari aktivitas lain seperti olahraga, memasak, membaca buku, hingga sekadar tidur cukup sebagai bentuk healing sederhana.

Secara psikologis, fase ini juga dipengaruhi perkembangan pola pikir yang semakin matang. Gen Z mulai menyadari bahwa waktu dan energi menjadi hal berharga yang tidak bisa dihabiskan sembarangan. Hiburan instan perlahan tergeser oleh kebutuhan akan stabilitas dan kualitas hidup yang lebih baik.

Meski begitu, bukan berarti Gen Z berhenti menikmati hiburan. Mereka hanya mulai lebih selektif dalam menggunakan waktu, memilih hiburan seperlunya, dan menempatkan istirahat sebagai kemewahan baru di tengah padatnya kehidupan menjadi dewasa.

Baca Juga: Tempat di Kota Batu Ini Cocok Buat Menikmati Citylight

Editor : Aditya Novrian
Sumber : diolah dari berbagai sumber
Gen Z dewasa lifestyle