Jangan Asal Masak, Ini Cara Aman Konsumsi Daging Kurban agar Kolesterol Tetap Aman

Parahita Ade Kumala • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 02:00 WIB
Ilustrasi daging kurban Hari Raya Idul Adha (sumber foto: magnific)
Ilustrasi daging kurban Hari Raya Idul Adha (sumber foto: magnific)
BATU, RADAR BATU – Momen Idul Adha identik dengan berbagai olahan daging kurban yang menggugah selera. Namun, konsumsi daging berlebihan tanpa pengolahan yang tepat bisa memicu kenaikan kolesterol dan gangguan kesehatan lainnya. Oleh karena itu, masyarakat disarankan lebih bijak dalam memilih, mengolah, dan mengonsumsi daging kurban.

Salah satu langkah paling penting adalah memilih potongan daging rendah lemak seperti has dalam atau gandik. Lemak putih yang menempel di permukaan daging juga sebaiknya dibuang sebelum dimasak untuk mengurangi kadar lemak jenuh. Selain itu, konsumsi jeroan seperti usus, babat, hati, dan otak disarankan dibatasi karena mengandung kolesterol jauh lebih tinggi dibanding daging biasa.

Baca Juga: Mantan Kepala UPT Pasar Induk Among Tani Kota Batu Ajukan Pensiun Dini

Cara memasak juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Metode rebus, kukus, atau panggang dinilai lebih aman dibanding menggoreng menggunakan banyak minyak. Jika memasak gulai atau opor, penggunaan santan encer lebih direkomendasikan agar kadar lemak tidak berlebihan. Banyak orang juga mulai menerapkan trik membuang lapisan minyak yang mengambang di kuah setelah makanan didinginkan beberapa saat.

Selain itu, pola makan pendamping juga penting diperhatikan. Hidangan daging sebaiknya dikombinasikan dengan sayuran tinggi serat seperti mentimun, brokoli, atau buncis untuk membantu mengikat kolesterol di saluran pencernaan. Konsumsi air putih yang cukup juga membantu tubuh tetap terhidrasi setelah makan berat.

Masyarakat juga dianjurkan tidak langsung tidur setelah makan daging dalam jumlah banyak. Jalan santai selama 15 hingga 30 menit dinilai efektif membantu pembakaran kalori dan menjaga metabolisme tubuh tetap stabil.

Dengan pengolahan yang tepat dan porsi yang tidak berlebihan, menikmati hidangan kurban tetap bisa aman tanpa harus terlalu khawatir terhadap kolesterol.

Baca Juga: Sapi Kurban 1,2 Ton dari Presiden Disembelih di Brau, Pemkot Batu Apresiasi Sentra Susu Lokal

Editor : Aditya Novrian
Sumber : diolah dari berbagai sumber
daging kurban kolesterol idul adha lifestyle