Salah satu gangguan yang paling sering terjadi adalah wasir atau ambeien. Duduk terlalu lama di kloset membuat tekanan pada pembuluh darah di area anus meningkat sehingga memicu pembengkakan dan rasa nyeri.
Selain wasir, kebiasaan BAB terlalu lama juga dapat menyebabkan fisura ani atau robekan pada saluran anus akibat feses keras dan proses mengejan yang berlebihan. Kondisi ini biasanya ditandai rasa sakit dan perih saat BAB.
Baca Juga: Mahasiswa UMM Wajib Tahu! Deretan Kafe Nyaman untuk Nongkrong ataupun Me Time Jadi Seru
Pada kasus tertentu, tekanan berlebih saat mengejan juga berisiko memicu prolaps rektum, yaitu kondisi ketika sebagian dinding usus menonjol keluar dari anus. Tidak hanya itu, BAB terlalu lama juga dapat menyebabkan sembelit kronis hingga penumpukan feses keras di dalam usus.
Normalnya, durasi BAB hanya berlangsung beberapa menit dan idealnya tidak lebih dari 10 hingga 15 menit. Frekuensi BAB pun berbeda pada setiap orang, mulai dari tiga kali sehari hingga tiga kali seminggu masih tergolong normal selama tidak menimbulkan rasa sakit.
Kebiasaan membawa ponsel ke toilet menjadi salah satu penyebab seseorang duduk terlalu lama tanpa sadar. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari bermain media sosial atau membaca terlalu lama saat di kamar mandi agar proses BAB tidak berlangsung berlebihan.
Jika muncul gejala seperti BAB berdarah, nyeri hebat, perubahan pola BAB secara drastis, atau sembelit berkepanjangan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Baca Juga: Gunakan Helikopter ke Cianjur, 4 Pejabat KPU Dilaporkan Koalisi Masyarakat Sipil ke DKPP
Editor : Aditya Novrian