Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Jangan Sampai Terlambat! Kebiasaan Ini Bisa Jadi Tanda Bipolar dan Stres Berlebih

Parahita Ade Kumala • Minggu, 17 Mei 2026 | 02:00 WIB
Ilustrasi Stres Karena Tekanan (Freepik.com/creativeart)
Ilustrasi Stres Karena Tekanan (Freepik.com/creativeart)
BATU, RADAR BATU – Perubahan kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari sering kali dianggap hal biasa. Padahal, beberapa kebiasaan seperti pola tidur berantakan, energi yang naik turun ekstrem, hingga perubahan suasana hati secara drastis bisa menjadi tanda stres berlebih bahkan gangguan bipolar.

Gangguan bipolar sendiri merupakan kondisi kesehatan mental yang ditandai perubahan suasana hati secara ekstrem antara fase mania dan depresi. Pada fase mania, seseorang bisa merasa sangat berenergi, percaya diri berlebihan, berbicara sangat cepat, hingga sulit tidur tetapi tetap merasa segar.

Sebaliknya, saat memasuki fase depresi, tubuh justru terasa sangat lelah, kehilangan semangat, mudah sedih, hingga sulit melakukan aktivitas sehari-hari. Tidak sedikit orang menganggap kondisi tersebut hanya sebagai mood swing biasa atau kelelahan akibat aktivitas.

Baca Juga: Mahasiswa UMM Wajib Tahu! Deretan Kafe Nyaman untuk Nongkrong ataupun Me Time Jadi Seru

Salah satu tanda yang sering diabaikan adalah perubahan pola tidur. Seseorang bisa mengalami insomnia parah selama beberapa hari, lalu berubah menjadi tidur terlalu lama, tetapi tetap merasa lelah saat bangun. Selain itu, perubahan nafsu makan, tubuh terasa lesu tanpa sebab jelas, hingga sulit fokus juga dapat menjadi tanda stres berlebih maupun gangguan bipolar.

Pada beberapa kasus, fase mania juga membuat seseorang menjadi lebih impulsif, seperti boros, terlalu aktif, hingga mengambil keputusan tanpa berpikir panjang. Sementara pada fase depresi, seseorang cenderung menarik diri dari lingkungan sosial dan kehilangan minat terhadap hal-hal yang sebelumnya disukai.

Oleh karena itu, perubahan emosi dan kebiasaan kecil yang terjadi terus-menerus sebaiknya tidak dianggap sepele. Jika kondisi tersebut mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental seperti psikolog atau psikiater agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: Healing Sambil Ngopi, Ini Rekomendasi Kafe Cozy di Bumiaji yang Wajib Dicoba

Editor : Aditya Novrian
#bipolar #lifestyle #stres