Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tak Lagi Sekadar Estetika, Banyak Mahasiswa Kini Pilih Tas Ransel Demi Kesehatan Punggung

Parahita Ade Kumala • Sabtu, 16 Mei 2026 | 23:00 WIB
Ilustrasi penggunaan tas ransel (sumber foto: magnific)
Ilustrasi penggunaan tas ransel (sumber foto: magnific)
BATU, RADAR BATU – Penggunaan tas ransel di kalangan mahasiswa kini semakin sering terlihat di lingkungan kampus. Jika sebelumnya tote bag atau tas selempang lebih diminati karena dianggap estetik, kini banyak mahasiswa mulai memilih ransel karena alasan kesehatan dan kenyamanan.

Perubahan ini dipengaruhi meningkatnya kesadaran mahasiswa terhadap kesehatan tulang belakang dan postur tubuh. Aktivitas kuliah yang mengharuskan membawa laptop, buku, charger, hingga perlengkapan praktikum membuat banyak mahasiswa merasa tas satu bahu lebih cepat menyebabkan pegal.

Baca Juga: Mahasiswa UMM Wajib Tahu! Deretan Kafe Nyaman untuk Nongkrong ataupun Me Time Jadi Seru

Ransel dianggap lebih nyaman karena mampu mendistribusikan beban secara merata pada kedua bahu. Berbeda dengan tas selempang yang hanya bertumpu pada satu sisi tubuh, penggunaan ransel membantu menjaga keseimbangan postur dan mengurangi tekanan berlebih pada punggung.

Tidak sedikit mahasiswa mulai menyadari penggunaan tas satu sisi dalam jangka panjang dapat memicu nyeri bahu hingga low back pain atau nyeri punggung bawah. Karena itu, ransel kini dipilih bukan hanya karena praktis, tetapi juga dianggap lebih aman untuk kesehatan tubuh.

Tren ransel sekarang pun berkembang menjadi bagian dari functional fashion. Banyak mahasiswa kini memilih ransel dengan desain minimalis, estetik, hingga model lucu yang tetap nyaman digunakan sehari-hari. Selain tampil stylish, ransel zaman sekarang juga banyak dilengkapi ruang laptop, bantalan punggung, serta material yang lebih ergonomis sehingga cocok digunakan beraktivitas seharian di kampus.

Baca Juga: Liburan Anti Bosan? Cobain Arung Jeram di Batu Rafting

Meski begitu, penggunaan ransel tetap perlu diperhatikan. Beban tas yang terlalu berat tetap berisiko menyebabkan masalah postur tubuh. Idealnya, berat ransel tidak melebihi 10 hingga 15 persen dari berat badan dan digunakan dengan kedua tali bahu agar tekanan tetap seimbang.

Fenomena ini menunjukkan gaya hidup mahasiswa mulai bergeser. Tidak hanya mengejar penampilan, banyak anak muda kini mulai memprioritaskan kenyamanan dan kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Healing Sambil Ngopi, Ini Rekomendasi Kafe Cozy di Bumiaji yang Wajib Dicoba

Editor : Aditya Novrian
#ransel #mahasiswa #tas #lifestyle