Salah satu contoh paling ikonik adalah karakter Han Ji-pyeong dalam drama Start-Up. Meski bukan sebagai tokoh utama pria, karakter Han Ji-pyeong justru mendapat dukungan besar dari penonton karena dianggap lebih tulus, perhatian, dan selalu ada untuk Seo Dal-mi.
Fenomena serupa juga terjadi pada karakter Han Seo-jun di True Beauty hingga karakter yang diperankan Kim Woo-bin dalam The Heirs. Banyak penonton merasa mereka justru memiliki sifat yang lebih green flag dibanding pemeran utama.
Baca Juga: Bisnis Daycare Tumbuh Tanpa Induk Pengawasan, Pengelola Terpaksa Jalan Sendiri-Sendiri
Salah satu alasan utama fenomena ini terjadi adalah karena second lead sering digambarkan lebih sabar dan rela berkorban. Mereka biasanya hadir sebagai sosok yang selalu mendukung tanpa banyak menuntut, sehingga membuat penonton lebih mudah merasa simpati.
Selain itu, karakter kedua sering memiliki latar belakang cerita yang menyedihkan. Masa lalu yang berat membuat penonton merasa lebih terhubung secara emosional dan berharap karakter tersebut mendapatkan akhir bahagia.
Di sisi lain, second lead juga sering dianggap lebih realistis dan manusiawi. Berbeda dengan tokoh utama yang kadang dibuat terlalu sempurna atau justru terlalu dingin di awal cerita, karakter kedua biasanya tampil lebih hangat dan mudah dipahami.
Fenomena ini semakin kuat karena penonton cenderung mendukung sosok underdog atau karakter yang cintanya bertepuk sebelah tangan. Meski tahu kemungkinan besar akan kalah, banyak penonton tetap berharap tokoh kedua bisa menang dalam kisah cinta tersebut.
Media sosial juga ikut memperbesar fenomena second lead syndrome. Potongan adegan romantis hingga momen perhatian kecil dari karakter kedua sering viral di TikTok dan membuat penonton semakin sulit move on.
Fenomena ini menunjukkan bahwa penonton kini lebih menyukai karakter yang terasa tulus, suportif, dan emosional dibanding sekadar sosok utama yang sempurna di atas kertas.
Baca Juga: Kebiasaan Membuka Ponsel Sebelum Tidur Dinilai Memengaruhi Kualitas Istirahat Pelajar
Editor : Aditya Novrian