Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tayang Besok! Film Horor “Ain” Angkat Teror Mistis dari Kebiasaan Flexing di Medsos

Parahita Ade Kumala • Rabu, 6 Mei 2026 | 23:00 WIB
Poster Film Ain (instagram/filmain.official)
Poster Film Ain (instagram/filmain.official)
BATU, RADAR BATU - Film horor terbaru Indonesia berjudul “Ain” resmi tayang mulai 7 Mei 2026 di bioskop seluruh Indonesia. Disutradarai Archie Hekagery dan diproduksi oleh MVP Pictures bersama Manara Studios, film ini mengusung sub-genre body horror dan psikologis yang mengangkat fenomena penyakit ain akibat kebiasaan flexing atau pamer di media sosial.

Mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan digital saat ini, “Ain” menghadirkan teror yang berakar dari rasa iri dan dengki. Konsep ain sendiri dikenal sebagai gangguan mistis yang dipercaya muncul dari energi negatif atau pandangan buruk orang lain terhadap seseorang.

Baca Juga: 4 Nama Terdepak, 6 Pejabat Internal Berebut Kursi Sekda Kota Batu

Dalam sinopsis singkatnya, film ini berkisah tentang seseorang yang kerap memamerkan kehidupan pribadinya di media sosial. Apa yang awalnya terlihat sebagai kebanggaan, perlahan berubah menjadi petaka. Ia mulai mengalami gangguan aneh, baik secara fisik maupun mental, yang semakin lama semakin mengerikan. Teror tersebut tidak hanya menghantui pikirannya, tetapi juga berdampak nyata pada tubuhnya.

Daya tarik utama “Ain” terletak pada keberaniannya mengangkat tema yang relevan dengan kebiasaan generasi masa kini. Fenomena flexing yang sering dianggap sepele diolah menjadi sumber horor yang terasa dekat dan realistis. Selain itu, sentuhan body horror yang masih jarang diangkat dalam film Indonesia menjadi nilai lebih, menghadirkan visual yang intens dan tidak biasa.

Dari sisi produksi, kolaborasi antara MVP Pictures dan Manara Studios turut menjanjikan kualitas yang matang, baik dari segi teknis maupun penggarapan cerita. Nama Archie Hekagery sebagai sutradara juga menjadi sorotan karena pendekatannya yang dikenal berani mengeksplorasi tema-tema dark dengan atmosfer yang kuat.

Sejak diumumkan, Ain sudah menarik perhatian publik. Di media sosial, banyak warganet yang mengaku penasaran dengan bagaimana konsep penyakit ain divisualisasikan dalam bentuk film horor. Respon awal pun cenderung positif, dengan sejumlah komentar menyebut film ini berbeda dari horor kebanyakan karena akhir-akhir ini banyak fenomena di media sosial yang menggambarkan fenomena ini.

Dengan premis yang unik, pendekatan visual yang kuat, serta tema yang relevan, “Ain” menjadi salah satu film horor Indonesia yang layak dinantikan minggu ini.

Jangan sampai kehabisan, segera pesan tiket dan saksikan langsung teror “Ain” di bioskop terdekat.

Baca Juga: Lolos Administrasi, 6 Kandidat Sekda Batu Hadapi Tes Berlapis hingga 21 Mei

Editor : Aditya Novrian
#flexing #media sosial #lifestyle