Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Ogah Naik Jabatan, Fenomena ‘Conscious Unbossing’ di Kalangan Gen Z

Parahita Ade Kumala • Jumat, 1 Mei 2026 | 02:00 WIB
Ilustrasi stres saat bekerja (sumber foto: magnific)
Ilustrasi stres saat bekerja (sumber foto: magnific)
BATU, RADAR BATU – Dunia kerja mengalami pergeseran cara pandang, terutama di kalangan Gen Z, yang kini tidak lagi menjadikan jabatan tinggi sebagai satu-satunya tolok ukur kesuksesan.

Alih-alih mengejar jabatan tinggi, banyak dari mereka justru memilih untuk menolak posisi manajerial, fenomena ini dikenal dengan istilah conscious unbossing.

Tren ini mulai terlihat seiring semakin banyaknya Gen Z yang masuk ke dunia kerja dan mempertanyakan relevansi kenaikan jabatan dengan beban tanggung jawab yang harus ditanggung.

Berdasarkan survei dari Robert Walters, sekitar 52 persen Gen Z tidak tertarik menjadi manajer karena dianggap memiliki tingkat stres tinggi dengan imbalan yang tidak sebanding.

Selain itu, Gen Z juga lebih mengutamakan work-life balance, di mana mereka tidak ingin waktu pribadi tersita hanya karena tuntutan pekerjaan yang semakin besar ketika berada di posisi atasan.

Baca Juga: Diduga Eksploitasi Air, Desa Sumberbrantas Hentikan Aktivitas PT, Tuntut Transparansi

Kesadaran terhadap kesehatan mental turut menjadi faktor penting dalam fenomena ini, di mana banyak Gen Z menghindari potensi burnout akibat tekanan kerja berlebih.

Di sisi lain, generasi ini cenderung lebih menyukai fleksibilitas dan otonomi dalam bekerja tanpa harus memikul tanggung jawab mengatur orang lain.

Hal ini menunjukkan adanya perubahan definisi karier. Jika sebelumnya kesuksesan identik dengan naik jabatan, kini Gen Z lebih memilih berkembang melalui keahlian dan pengalaman.

Gen Z juga memiliki cara pandang yang lebih realistis terhadap dunia kerja, menyadari bahwa posisi tinggi tidak selalu sejalan dengan kebahagiaan atau kepuasan hidup.

Namun, tren ini juga menimbulkan tantangan baru bagi perusahaan, terutama dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan di masa depan.

Conscious unbossing menunjukkan bahwa Gen Z tidak menolak bekerja keras, tetapi lebih selektif dalam menentukan arah karier yang sesuai dengan nilai dan kebutuhan hidup mereka.

Baca Juga: Minat KB Pria Naik, Pemkot Ajukan Tambahan Kuota Vasektomi

Editor : Aditya Novrian
#Gen Z #lifestyle