BATU, RADAR BATU - Fashion memang tak pernah benar-benar mati, hanya berputar pada siklusnya. Di tahun 2026 ini, tren jadul dari era 90-an dan awal 2000-an kembali menghiasi dunia fashion, terutama di kalangan Gen Z dan milenial tanah air. Fashion yang digunakan sekarang ini adalah gambaran dari 20-30 tahun lalu. Dari jalanan kota hingga media sosial seperti TikTok dan Instagram, gaya retro kembali hadir dengan sentuhan yang lebih modern.
Fenomena ini tidak muncul begitu saja. Selain dipengaruhi oleh nostalgia budaya pop, tren thrifting yang semakin populer juga mendorong anak muda untuk kembali tertarik fashion lama. Di sisi lain, gaya berpakaian yang lebih nyaman juga menjadi alasan utama tren ini kembali diminati.
Jika diperhatikan, tren fashion jadul yang viral saat ini memiliki ciri utama memiliki gaya yang santai, oversized, dan effortless. Ciri khas ini terlihat dari beberapa hal:
- Oversized
Potongan pakaian yang longgar seperti hoodie oversized, jaket denim besar, hingga celana baggy atau wide-leg jeans menjadi pilihan favorit. Selain itu, model celana cutbray yang sempat populer di era 90-an juga kembali digemari. Berbeda dengan tren fashion beberapa tahun lalu yang cenderung ketat, gaya ini justru lebih mementingkan kenyamanan, tapi tetap memikirkan estetika.
- Bold
Selain potongannya, warna dan tampilan visual yang bold seperti merah terang, biru elektrik, hingga kuning menyala kembali muncul, sering dipadukan dengan nuansa vintage seperti washed denim atau motif klasik. Tak ketinggalan, penggunaan logo brand yang cukup besar juga ikut memperkuat kesan retro.
- Grunge dan Y2K Vibes
Perpaduan gaya lama dan modern yang dipengaruhi oleh referensi lama seperti grunge hingga Y2K. Perpaduan crop top dengan jeans longgar, atau layering outfit dengan outer oversized, menjadi gaya yang sering muncul di berbagai konten OOTD.
- Aksesori
Aksesori khas era 90-an dan 2000-an seperti bucket hat, scrunchie, hingga tas kecil ala 2000-an turut melengkapi gaya ini.
Menariknya, tren ini bukan hanya mengikuti gaya lama, tetapi juga bagaimana mengemasnya kembali agar tetap terasa fresh dan modern. Banyak anak muda memadukan item jadul dengan sentuhan modern, sehingga tidak terlihat ketinggalan zaman, tapi justru lebih unik dan mencerminkan ciri khas seseorang.
Kembalinya tren fashion jadul membuktikan bahwa fashion itu tak lekang oleh waktu. Justru, di tangan generasi sekarang, tren tersebut hadir kembali dengan versi yang lebih fleksibel, nyaman, dan sesuai dengan karakter masing-masing generasi.
Editor : Aditya Novrian