Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Parkir Semrawut di Jalan Dewandaru Tuai Kritik Pengunjung

Fajar Andre Setiawan • Minggu, 19 April 2026 | 18:30 WIB
DIKELUHKAN: Kondisi parkir semrawut di Jalan Dewandaru, Kecamatan Lowokwaru tampak semrawut beberapa waktu lalu. WANASA RAHMAT AKBAR ADZANI/FREELANCE RADAR MALANG
DIKELUHKAN: Kondisi parkir semrawut di Jalan Dewandaru, Kecamatan Lowokwaru tampak semrawut beberapa waktu lalu. WANASA RAHMAT AKBAR ADZANI/FREELANCE RADAR MALANG

 

MALANG KOTA - Lonjakan aktivitas kuliner tidak diikuti penataan ruang yang memadai. Kawasan Jalan Dewandaru, Kecamatan Lowokwaru kini dipadati parkir semrawut yang memicu keluhan pengunjung dan mengganggu arus lalu lintas. Kondisi itu terlihat setiap sore hingga malam.

Badan jalan yang sempit dipenuhi kendaraan parkir di sisi kiri dan kanan tanpa pengaturan jelas. Volume kendaraan terus meningkat, sementara ruang parkir tetap terbatas. Ratna Ambarsari, salah satu pengunjung mengaku waswas setiap kali memarkir kendaraan. “Parkirnya mepet sekali. Takut nyenggol kendaraan lain,” ujarnya.

Menurut dia, risiko bersenggolan meningkat saat lalu lintas padat. Situasi memburuk pada momen tertentu, seperti Ramadan. Kawasan tersebut berubah menjadi titik kemacetan saat warga berburu takjil. “Waktu itu macet total. Semua datang bersamaan, tidak ada yang mengatur,” katanya.

Keluhan serupa datang dari pelaku usaha. Mar’atus, karyawan lapak minuman menyebut parkir semrawut sering memicu kemacetan mendadak. “Kalau tidak diatur, langsung macet. Klakson bersahutan,” ujarnya.

Para pedagang kerap turun tangan mengatur kendaraan pelanggan agar tidak menutup akses jalan. Kondisi ini otomatis mengganggu aktivitas utama mereka dalam melayani pembeli. Di sisi lain, menghadirkan juru parkir resmi juga bukan tanpa risiko. Pedagang khawatir pungutan parkir justru membuat pelanggan enggan datang.

Warga dan pelaku usaha berharap ada penataan kawasan secara menyeluruh. Penyediaan lahan parkir dan pengaturan lalu lintas dinilai mendesak agar kawasan kuliner tersebut tetap berkembang tanpa mengorbankan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
#aktivitas kuliner #parkir liar #parkir tepi jalan