RADAR BATU - Memasuki awal Juni 2025, Kota Batu tengah mengalami cuaca transisi dari musim hujan menuju musim kemarau. Suhu udara berkisar antara 27 hingga 30 derajat Celsius, dengan kelembapan yang cukup tinggi, mencapai 70 hingga 90 persen.
Meskipun langit cenderung cerah berawan, potensi hujan ringan atau gerimis masih bisa terjadi di siang atau sore hari. Kondisi ini membuat tubuh lebih mudah lelah, dan bila tidak diimbangi dengan asupan gizi yang tepat, bisa memicu gangguan kesehatan.
Rekomendasi Makanan: Hangat, Bergizi, dan Tradisional
Di tengah suhu sejuk dan kelembapan tinggi, makanan hangat menjadi pilihan utama untuk menjaga kenyamanan tubuh. Hidangan seperti sup ayam, soto, dan bakso bukan hanya mengenyangkan tapi juga membantu menghangatkan badan secara alami.
Baca Juga: Jaga Mata Tetap Sehat! Ini Daftar Makanan dan Nutrisi yang Bikin Penglihatanmu Tetap Tajam
Buah-buahan yang kaya vitamin C seperti jeruk, stroberi, dan mangga juga sangat dianjurkan. Kandungan antioksidan di dalamnya dapat memperkuat daya tahan tubuh, terutama saat cuaca tak menentu. Selain itu, makanan lokal berbasis tepung dan umbi seperti singkong goreng, getuk, atau jagung rebus adalah pilihan sehat yang mengakar dalam kearifan lokal masyarakat Batu.
Hindari makanan terlalu pedas atau berminyak yang bisa memperberat sistem pencernaan, apalagi saat kelembapan tinggi yang cenderung memperlambat metabolisme tubuh.
Rekomendasi Minuman: Hangatkan Tubuh, Jaga Hidrasi
Minuman hangat seperti teh jahe, wedang uwuh, atau kopi khas Batu bisa menjadi sahabat terbaik selama musim pancaroba. Kehangatannya tidak hanya memberi rasa nyaman, tetapi juga membantu melancarkan peredaran darah dan meningkatkan imun tubuh.
Untuk menjaga hidrasi, air kelapa muda atau infused water dengan potongan buah segar bisa menjadi alternatif sehat. Kandungan elektrolitnya bermanfaat menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat kelembapan tinggi. Sebaliknya, minuman dingin berlebihan sebaiknya dihindari agar tubuh tidak mudah terserang masuk angin atau radang tenggorokan.
Tips Penting Saat Memilih Konsumsi Harian
Pertama, selalu prioritaskan makanan dan minuman yang bergizi, bersih, dan mudah dicerna. Musim pancaroba sering kali membuat tubuh rentan terhadap gangguan pencernaan akibat makanan yang tidak higienis.
Kedua, sesuaikan porsi makan dengan aktivitas harian. Saat cuaca lembap dan tubuh terasa cepat lelah, makan berlebihan justru bisa membuat tubuh lesu. Pilih porsi cukup dengan kandungan nutrisi seimbang agar tubuh tetap bugar sepanjang hari.
Baca Juga: Dari Tempe hingga Kimchi: Ini Daftar Makanan Probiotik yang Menyimpan Banyak Khasiat Kesehatan
Ketiga, manfaatkan produk lokal. Selain lebih segar, makanan dan minuman berbasis bahan lokal cenderung lebih adaptif terhadap kondisi iklim dan budaya konsumsi setempat.
Nikmati Cuaca Batu dengan Pilihan Konsumsi yang Tepat
Cuaca Kota Batu yang sejuk dan lembap bukan halangan untuk tetap menikmati hari-hari dengan nyaman. Dengan memilih makanan hangat dan bergizi serta minuman yang menghangatkan atau menyegarkan tubuh, Anda bisa tetap aktif dan sehat di tengah musim pancaroba.
Ingat, cuaca boleh berubah-ubah, tapi kesehatan tubuh harus tetap stabil. Jadi, jangan asal pilih menu, kenali cuaca, dan konsumsi dengan bijak! (my)
Editor : A. Nugroho