Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Serupa Tapi Tak Sama: Kenali Perbedaan Seledri, Parsley, dan Daun Ketumbar agar Tidak Tertukar di Dapur

A. Nugroho • Senin, 19 Mei 2025 | 17:38 WIB
Ilustrasi seledri, parsley, dan daun ketumbar yang terkadang membingungkan karena bentuknya mirip. (Pixabay/buntysmum, Pexels/alleksana)
Ilustrasi seledri, parsley, dan daun ketumbar yang terkadang membingungkan karena bentuknya mirip. (Pixabay/buntysmum, Pexels/alleksana)

RADAR BATU – Dalam dunia memasak, tampilan daun hijau seperti seledri, parsley, dan daun ketumbar kerap membuat bingung. 

Sekilas mirip, ketiganya ternyata memiliki karakteristik, rasa, aroma, dan fungsi yang berbeda. 

Mengetahui perbedaannya sangat penting agar tidak salah dalam memasukkan bumbu ke dalam masakan.

Baca Juga: Kenali 5 Sumber Terbesar Mikroplastik yang Dikonsumsi oleh Masyarakat Indonesia

  1. Seledri (Apium graveolens)

Seledri umum digunakan di masakan Indonesia. 

Daunnya berwarna hijau gelap dan cenderung lebih mengkilap dibanding dua daun lainnya.

Aromanya khas, tajam, dan segar. Seledri biasanya ditambahkan pada sup, soto, atau bakso sebagai penyedap dan garnish.

Bagian batang seledri juga sering dimakan sebagai lalapan atau digunakan dalam salad. 

Dalam kandungan gizinya, seledri kaya akan vitamin K, folat, dan antioksidan.

Baca Juga: Khasiat Daun Jambu Biji untuk Kulit Wajah: Rahasia Alami yang Menjaga Kesehatan Kulit

  1. Parsley (Petroselinum crispum)

Parsley berasal dari wilayah Mediterania dan sangat umum digunakan dalam masakan Barat. 

Ada dua jenis parsley yang populer: curly parsley (keriting) dan flat-leaf parsley (Italian parsley). 

Parsley keriting memiliki bentuk daun yang kecil dan keriting, sedangkan yang datar mirip dengan seledri tapi lebih halus.

Aromanya lembut, tidak menyengat seperti seledri. Rasanya segar dan ringan, cocok untuk garnish atau campuran salad, pasta, dan saus.

Menurut Healthline, parsley mengandung vitamin C dan A yang tinggi, serta bisa membantu menyegarkan napas.

  1. Daun Ketumbar (Coriandrum sativum)

Daun ketumbar atau cilantro memiliki aroma yang paling kuat di antara ketiganya. 

Bagi sebagian orang, aromanya bahkan terasa “seperti sabun.” 

Namun, dalam banyak masakan Asia, Timur Tengah, dan Meksiko, daun ini menjadi favorit karena cita rasanya yang unik.

Daun ketumbar bentuknya lebih halus dan kecil, menyerupai parsley datar, namun warnanya lebih pucat. 

Biasanya digunakan dalam hidangan seperti sambal, sup Thailand, hingga tacos.

Daun ini juga kaya akan antioksidan dan senyawa antibakteri seperti dodecenal.

Baca Juga: Cuaca Dingin & Hujan Tiap Hari: Jangan Nekat ke Kota Batu Tanpa Outfit Ini!

Agar tidak tertukar, perhatikan bentuk daun, aroma, dan asal masakan yang digunakan.

Seledri cocok untuk masakan lokal, parsley untuk kuliner Barat, dan daun ketumbar untuk hidangan bercita rasa kuat.

Mengetahui perbedaannya tak hanya meningkatkan cita rasa masakan, tapi juga memberi manfaat gizi yang lebih tepat. (rossa)

Editor : A. Nugroho
#bumbu #Mirip #seledri #Parsley #daun ketumbar #perbedaan #memasak #daun hijau #Serupa