Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Cuaca Tak Menentu, Waspada Musim Pancaroba! Ini Tips agar Tak Gampang Sakit

A. Nugroho • Rabu, 14 Mei 2025 | 21:40 WIB

Ilustrasi orang sakit (freepik.com).
Ilustrasi orang sakit (freepik.com).

BATU - Malang Raya tengah memasuki masa yang dikenal dengan sebutan musim pancaroba, yaitu masa transisi antara musim hujan menuju kemarau. Meski sebagian masyarakat menyambut datangnya cuaca cerah, kondisi ini justru menjadi momok tersendiri bagi kesehatan. Suhu yang berubah drastis, dari pagi yang dingin ke siang yang panas terik lalu sore diguyur hujan, menjadi penyebab utama tubuh lebih mudah terserang penyakit. Tidak sedikit warga yang mulai mengeluhkan gejala seperti batuk, pilek, demam, bahkan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Menurut penjelasan pakar kesehatan, tubuh membutuhkan waktu dan energi ekstra untuk beradaptasi dengan perubahan suhu yang ekstrem. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh atau imunitas bisa melemah. Kondisi ini menjadi "pintu masuk" ideal bagi virus dan bakteri untuk menyerang. Ditambah lagi, kelembapan udara yang tidak stabil juga mempercepat perkembangbiakan mikroorganisme penyebab penyakit.

Baca Juga: Kenapa Dada Sebelah Kiri Sakit? Ini Penjelasan Medisnya!

Fenomena ini bukan hanya terjadi karena perubahan iklim lokal, tetapi juga dipengaruhi oleh pola cuaca global yang tengah aktif. Selama cuaca tak menentu ini, masyarakat biasanya lebih sering berada di dalam ruangan tertutup, seperti kantor atau transportasi umum. Sayangnya, ruangan seperti ini justru memperbesar risiko penularan penyakit melalui udara atau percikan droplet saat ada yang bersin atau batuk.

Salah satu penyebab yang sering terlupakan adalah berkurangnya paparan sinar matahari. Saat langit mendung atau hujan turun sepanjang hari, tubuh kekurangan vitamin D alami, yang padahal sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Akibatnya, tak sedikit warga yang mulai terserang flu, asma kambuh, hingga alergi pernapasan.

Baca Juga: Pertama di Dunia! Tiongkok Resmi Buka Rumah Sakit AI Tanpa Dokter Manusia

Agar tetap sehat selama pancaroba, ada beberapa tips sederhana namun efektif yang bisa diterapkan. Pertama, pastikan tubuh mendapat asupan gizi seimbang, terutama yang mengandung vitamin C dan D. Konsumsi buah-buahan segar seperti jeruk, kiwi, dan pepaya dapat membantu meningkatkan imun. Kedua, tetap aktif berolahraga meski hanya jalan kaki ringan setiap hari.

Jangan lupa untuk rutin mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, serta memakai masker saat berada di tempat ramai atau berdebu. Ventilasi ruangan juga penting dijaga agar sirkulasi udara tetap lancar. Istirahat cukup dan minum air putih minimal dua liter sehari sangat dianjurkan untuk menjaga metabolisme tubuh tetap prima.

Baca Juga: Hati-hati! Kebiasaan Ini Bisa Menurunkan Imun Tubuh dan Meningkatkan Risiko Sakit

Warga juga disarankan untuk menghindari makanan dari tempat terbuka yang belum tentu higienis, serta segera memeriksakan diri ke puskesmas atau klinik jika mengalami gejala mencurigakan seperti demam tinggi, sesak napas, atau batuk yang tak kunjung sembuh.

Beberapa penyakit yang umum menyerang di musim pancaroba antara lain ISPA, flu, demam berdarah, diare, hingga kambuhnya penyakit kronis seperti asma dan alergi. Oleh karena itu, menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga menjadi langkah paling bijak di tengah perubahan cuaca yang tidak bisa ditebak.

Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan waspada terhadap gejala awal, masyarakat Malang tetap bisa menjalani aktivitas harian dengan nyaman meskipun cuaca terus berubah. Karena di balik cuaca yang tak menentu, ada tanggung jawab kita untuk menjaga tubuh tetap kuat dan sehat. (my) 

Editor : A. Nugroho
#tips sehat #cuaca ekstrem #musim pancaroba #ispa #kesehatan tubuh #Imunitas Tubuh