Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Jaga Nutrisi Tubuh, Kenali Sayuran yang Tidak Boleh Digoreng dan Alasannya Secara Ilmiah

A. Nugroho • Jumat, 9 Mei 2025 | 18:16 WIB

Sayuran di panci. (Pixabay/Lars Beulke)
Sayuran di panci. (Pixabay/Lars Beulke)

BATU - Mengonsumsi sayuran merupakan salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Namun, cara pengolahan sayuran sangat berpengaruh terhadap kandungan gizinya.

Salah satu metode yang kurang dianjurkan adalah menggoreng, terutama untuk beberapa jenis sayuran tertentu yang dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Menurut penelitian terbaru, sayuran seperti kol, terong, bayam dan brokoli sebaiknya tidak digoreng karena proses penggorengan dapat merusak kandungan nutrisinya dan bahkan memicu pembentukan senyawa berbahaya.

Baca Juga: Skincare dari Dalam, Rekomendasi Sayuran untuk Kulit Sehat dan Bercahaya

1. Kubis (Kol)

Menggoreng kubis pada suhu tinggi dapat menghasilkan akrilamida, senyawa karsinogenik yang dapat meningkatkan risiko kanker.

Oleh karena itu, sebaiknya kubis dimasak dengan cara lain seperti direbus atau dikukus.

2. Terong

Terong memiliki tekstur seperti spons yang mudah menyerap minyak dalam jumlah besar saat digoreng.

Hal ini dapat meningkatkan asupan lemak jenuh, yang berisiko menyebabkan obesitas, penyakit jantung, dan gangguan kolesterol.

Baca Juga: Sayuran Rebus vs Sayuran Olahan: Mana yang Lebih Sehat dan Aman untuk Tubuh?

3. Bayam

Bayam mengandung nitrat tinggi yang, saat digoreng, dapat berubah menjadi nitrosamine, senyawa yang berpotensi menyebabkan kanker.

Selain itu, proses penggorengan juga dapat menurunkan kandungan vitamin C dan asam folat dalam bayam.

4. Brokoli

Brokoli kaya akan vitamin C dan antioksidan yang sensitif terhadap panas tinggi.

Baca Juga: 5 Tanaman Sayur di Pot yang Tumbuh Subur, Berikut Tips dan Triknya

Menggoreng brokoli dapat menghancurkan nutrisi penting tersebut dan membentuk senyawa berbahaya seperti aldehida dan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh serta meningkatkan risiko penyakit degeneratif dan kanker.

Secara ilmiah, menggoreng sayuran dengan suhu tinggi dapat menghancurkan vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C dan B kompleks, sehingga nilai gizinya menurun drastis.

Selain itu, sayuran goreng menyerap banyak minyak, meningkatkan kandungan lemak jenuh dan kalori yang berpotensi menyebabkan obesitas, kolesterol tinggi, hingga penyakit jantung.

Baca Juga: Tertarik Untuk Menanam Hidroponik? Ini Beberapa Jenis Sayuran yang Cocok

Lebih jauh lagi, penggorengan juga dapat memicu pembentukan zat berbahaya seperti akrilamida dan nitrosamin yang bersifat karsinogenik dan dapat memicu penyakit kronis jika dikonsumsi berlebihan.

Untuk menjaga nutrisi dan kesehatan tubuh, disarankan mengolah sayuran dengan cara yang lebih sehat seperti dikukus, direbus, dipanggang, atau dimakan segar.

Cara ini membantu mempertahankan kandungan vitamin dan mineral sekaligus menghindari risiko kesehatan akibat konsumsi sayuran goreng secara berlebihan.

Dengan memahami jenis sayuran yang tidak dianjurkan untuk digoreng dan alasan ilmiahnya, Anda dapat menjaga kualitas asupan nutrisi sekaligus meminimalkan risiko penyakit kronis. (Tiwi)

Editor : A. Nugroho
#bayam #sayuran #kubis #terong #tubuh sehat #brokoli #Sayur Goreng #nutrisi alami