Teh bukan hanya minuman favorit sehari-hari, tetapi juga menyimpan banyak manfaat kesehatan, khususnya dalam membantu menurunkan berat badan.
Berbagai penelitian menunjukkan, kandungan antioksidan seperti polifenol dan katekin dalam teh mampu mempercepat metabolisme, membakar lemak, serta membantu proses detoksifikasi tubuh.
Baca Juga: Hadiah Bunga Sudah Basi? Ini Deretan Kado Anti-Mainstream yang Bikin Momen Wisuda Makin Berkesan!
Berikut lima jenis teh yang direkomendasikan untuk diet:
1. Teh Hijau
Teh hijau dikenal kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG), senyawa yang efektif meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak.
Studi membuktikan, konsumsi rutin teh hijau dapat menurunkan risiko obesitas hingga 44% dan membantu mengurangi berat badan, indeks massa tubuh (BMI), serta lemak tubuh, termasuk pada penderita diabetes tipe 2.
Baca Juga: Deretan Artis Papan Atas yang Hadir di Met Gala 2025 dengan Pakaian Terunik
2. Teh Oolong
Berbeda dari teh hijau dan hitam, teh oolong mengalami oksidasi parsial.
Kandungan polifenolnya terbukti mempercepat metabolisme dan mengurangi lemak perut.
Penelitian pada hewan juga menunjukkan teh ini membantu menurunkan jaringan lemak visceral.
Baca Juga: Move On? Coba Lupakan Mantan dengan Cara Ini!
3. Teh Hitam
Teh hitam, termasuk varietas seperti Earl Grey, mengandung polifenol yang bersifat anti-obesitas.
Studi menunjukkan, konsumsi tiga cangkir teh hitam setiap hari selama tiga bulan dapat menurunkan berat badan dan lingkar pinggang secara signifikan.
Baca Juga: Curhat ke ChatGPT? Nyaman tapi Berisiko, Ini Fakta Psikologis yang Mengejutkan!
4. Teh Putih
Teh putih dipercaya mempercepat metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak.
Laporan terbaru menyebutkan, teh putih efektif menurunkan berat badan dan lemak visceral jika dikonsumsi secara rutin.
Baca Juga: Belajar Pintar Tanpa Lelah: Metode Efektif Asah Skill Tanpa Burnout
5. Teh Pu-erh
Teh pu-erh berasal dari daun dan batang Camellia sinensis yang difermentasi khusus.
Penelitian menunjukkan, konsumsi teh pu-erh dapat membantu menurunkan lemak tubuh, BMI, dan lemak visceral, terutama pada pria dengan sindrom metabolik.
Kandungan polifenol dan katekin dalam berbagai jenis teh inilah yang berperan penting dalam proses penurunan berat badan, dengan cara meningkatkan metabolisme dan mempercepat pembakaran lemak.
Baca Juga: Kamu Tipe Kepribadian Apa? Cek Fakta Menarik Tentang Tes MBTI yang Lagi Viral!
Selain itu, teh juga rendah kalori sehingga aman dikonsumsi setiap hari sebagai pendamping diet sehat.(NR)
Editor : Aditya Novrian