BATU - Durian, buah yang dijuluki “raja buah” karena aromanya yang tajam dan rasanya yang khas, ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Meskipun mengandung berbagai nutrisi penting, durian juga memiliki kadar gula, lemak, dan kalori yang tinggi yang berisiko mengganggu metabolisme tubuh.
Menurut para peneliti, durian kaya akan gula alami seperti fruktosa dan glukosa.
Baca Juga: Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Pencernaan Berikut Manfaat Buah Belimbing Bagi Kesehatan
Bagi penderita diabetes atau orang dengan kadar gula darah tinggi, makan durian terlalu banyak bisa memicu lonjakan glukosa secara drastis yang sulit dikendalikan.
Selain itu, kandungan kalorinya yang tinggi juga bisa menyebabkan penambahan berat badan secara cepat.
Jika dikonsumsi secara rutin dalam porsi besar, risiko terkena tekanan darah tinggi, kolesterol, bahkan penyakit jantung dapat meningkat.
Baca Juga: Mulai MPASI, Ini Buah yang Cocok untuk Bayi Usia 6 Bulan
Selain itu, tingginya kadar lemak dalam durian juga menjadi perhatian bagi mereka yang menjalani diet rendah lemak.
Bahaya lainnya datang dari kandungan potasium durian yang cukup tinggi.
Bagi penderita gangguan ginjal, kelebihan potasium dapat menyebabkan hiperkalemia, kondisi serius yang bisa mengganggu detak jantung bahkan berujung pada henti jantung mendadak.
Baca Juga: Perawatan Kulit Alami: Ini Kombinasi Buah dan Sayuran Favorit untuk Skincare Rumahan
Dalam perspektif pengobatan tradisional Tiongkok, durian tergolong makanan “panas”.
Konsumsi berlebihan bisa menyebabkan gangguan seperti sariawan, panas dalam, dan sakit tenggorokan.
Selain itu, para ahli juga memperingatkan untuk tidak mengonsumsi durian bersamaan dengan alkohol.
Baca Juga: Rahasia Sehat Buah Naga: Manis, Segar, dan Kaya Manfaat!
Kandungan sulfur dalam durian dapat menghambat pemecahan alkohol di dalam tubuh dan menyebabkan mual, muntah, atau jantung berdebar.
Agar tetap aman, para pakar gizi menyarankan untuk mengonsumsi durian dalam porsi kecil, maksimal dua hingga tiga biji per sekali makan.
Bagi mereka dengan kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
Durian memang lezat, namun menjaga pola konsumsi tetap bijak adalah kunci untuk menikmati manfaatnya tanpa membahayakan kesehatan. (Tiwi)
Editor : Aditya Novrian