RADAR BATU - Berbuka puasa adalah momen yang sangat dinanti saat menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Namun, tahukah Anda bahwa ada sunnah-sunnah berbuka puasa yang dianjurkan agar ibadah semakin berkah dan bernilai pahala?
Jadi, jangan asal buru-buru makan.
Yuk, simak beberapa sunnah berbuka puasa berikut!
Baca Juga: Dengarkan Musik saat Puasa, Apakah Bisa Batalkan atau Kurangi Pahala
1. Menyegerakan Berbuka
Salah satu sunnah berbuka puasa yang dianjurkan adalah menyegerakan berbuka saat waktu magrib tiba.
Rasulullah SAW bersabda: “Manusia akan tetap berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari 4/173 dan Muslim 1093).
Menunda berbuka tanpa alasan yang jelas tidak dianjurkan karena menyegerakan berbuka adalah bentuk kepatuhan terhadap perintah Allah SWT.
Baca Juga: Wudhu saat Puasa Bisa Makruh? Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat
2. Berbuka dengan Kurma atau Air
Sebelum menunaikan salat maghrib, Rasulullah SAW biasa berbuka dengan beberapa butir kurma.
Jika tidak ada kurma, beliau berbuka dengan air.
Dalam hadis disebutkan: “Jika salah seorang di antara kalian berbuka, hendaklah ia berbuka dengan kurma, karena ia adalah berkah. Jika tidak ada kurma, maka dengan air, karena ia adalah suci.” (HR. Abu Dawud).
Sesuai dengan anjuran berbuka dengan yang manis, kurma jadi pilihan yang tepat untuk berbuka.
Sebab, Kurma mengandung gula alami yang cepat mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.
3. Membaca Basmalah dan Berdoa Sebelum Berbuka
Sebelum berbuka, dianjurkan untuk membaca bismillah dan doa berbuka puasa.
Sebab, apapun yang diawali dengan membaca bismillah akan lebih bermanfaat.
Setelah itu, Anda dapat membaca doa berbuka puasa.
Baca Juga: Manfaat Puasa bagi Kesehatan Tubuh: Fakta yang Perlu Diketahui
Salah satu doa yang populer adalah: “Allahumma inni laka shumtu, wa bika aamantu, wa ‘ala rizqika afthartu.”
Artinya: "Ya Allah, aku berpuasa karena-Mu, aku beriman kepada-Mu, dan aku berbuka dengan rezeki yang Engkau berikan."
Doa ini merupakan bentuk syukur kepada Allah SWT atas kesempatan berpuasa dan menikmati hidangan berbuka.
Baca Juga: Menjaga Kesegaran Mulut saat Puasa, Apakah Sikat Gigi Diperbolehkan? Simak Penjelasan Hukumnya!
4. Tidak Berlebihan Saat Berbuka
Meskipun sangat lapar setelah tidak makan selama 12 jam, penting untuk tetap menjaga porsi makan agar tidak berlebihan.
Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada tempat paling buruk yang dipenuhi isinya oleh manusia, kecuali perutnya. Karena sebenarnya cukup baginya beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Kalaupun ia ingin makan, hendaknya ia atur dengan cara sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya.” (HR. Ahmad, an-Nasa’i dan At-Tirmidzi).
Selain itu, mengonsumsi makanan dalam jumlah berlebihan justru dapat membuat tubuh terasa lemas dan mengganggu ibadah setelahnya.
Baca Juga: Tetap Fit Saat Puasa: Tips Waktu Olahraga dari dr. Tirta
5. Berbuka dengan Makanan Halal dan Thayyib
Islam mengajarkan agar kita selalu mengonsumsi makanan yang halal dan baik (thayyib). Menghindari makanan yang haram atau meragukan hukumnya sangat penting agar keberkahan puasa tetap terjaga.
6. Menyantap Makanan dengan Tenang
Walaupun jarak waktu antara berbuka puasa sampai tarawih tidak cukup panjang, sebaiknya makan dilakukan dengan tenang dan tidak tergesa-gesa.
Nikmati makanan secukupnya sambil tetap mengingat Allah SWT.
7. Salat Magrib Terlebih Dahulu Jika Hidangan Belum Siap
Jika hidangan utama berbuka belum siap, dianjurkan untuk berbuka dengan kurma atau air, kemudian melaksanakan salat magrib terlebih dahulu.
Setelah itu, barulah melanjutkan makan dengan tenang.
Dengan menjalankan sunnah-sunnah berbuka ini, ibadah puasa kita akan semakin berkah dan penuh kebaikan.
Yuk, terapkan sunnah ini setiap hari selama Ramadan! (rossa)
Editor : A. Nugroho