Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Wudhu saat Puasa Bisa Makruh? Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

A. Nugroho • Minggu, 9 Maret 2025 | 20:05 WIB

Ilustrasi berwudhu (pexels).
Ilustrasi berwudhu (pexels).

RADAR BATU - Dalam bulan Ramadhan, umat Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa dari fajar hingga matahari terbenam. 

Selain menahan diri dari makan dan minum, umat Islam juga tidak boleh meninggalkan sholat wajib. 

Salah satu syarat sahnya sholat adalah berwudhu, yang menjadi pertanyaan banyak orang terkait hukumnya saat berpuasa.

Baca Juga: Menjaga Kesegaran Mulut saat Puasa, Apakah Sikat Gigi Diperbolehkan? Simak Penjelasan Hukumnya!

Apakah berwudhu ketika puasa dapat membatalkan atau dihukumi makruh? Berikut penjelasan dari Ustadz Adi Hidayat mengenai hal ini: 

Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa secara umum, tidak ada perbedaan antara wudhu yang dilakukan dalam bulan Ramadan dan di luar bulan Ramadan. 

Wudhu tetap menjadi kewajiban sebelum sholat dan harus dilakukan sebagaimana biasanya.

“Sesungguhnya cara berwudhu di dalam Ramadan, tidak ada bedanya dengan cara berwudhu seperti halnya yang anda tunaikan di luar Ramadan, seperti wudhu yang biasanya Anda lakukan saat menunaikan sholat,” ujar Ustadz Adi Hidayat.

Meskipun hukum berwudhu tetap sama, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan ketika berwudhu dalam keadaan berpuasa. 

Hal ini dikarenakan beberapa bagian dari wudhu dapat berpotensi membatalkan puasa atau dihukumi makruh.

“Barangkali dalam catatan tertentu, terkait dengan sunnah-sunnah wudhu yang dipandang berpotensi membatalkan puasa atau dipandang makruh, maka hal demikian anda diminta untuk berhati-hati atau bahkan meninggalkan sebagiannya,” jelasnya.

Baca Juga: Tetap Fit Saat Puasa: Tips Waktu Olahraga dari dr. Tirta

Salah satu aspek dalam wudhu yang perlu diwaspadai adalah berkumur-kumur. 

Meskipun merupakan sunnah dalam wudhu, berkumur secara berlebihan dapat berisiko menelan air yang masuk ke dalam mulut, sehingga membatalkan puasa.

“Maka anda mesti berhati-hati, agar tidak berkumur-kumur yang bisa menghasilkan hal yang berlebihan, misalnya menelan air. Maka itu sangat berpotensi membahayakan dalam puasa anda,” tutur Ustadz Adi Hidayat.

Selain berkumur-kumur, sunnah istinsyaq atau menghirup air ke dalam hidung juga sebaiknya dihindari saat berpuasa. 

Hal ini karena ada kemungkinan air masuk ke dalam rongga tubuh, yang dapat membatalkan puasa.

Baca Juga: Sering Lemas Saat Puasa? Berikut Tips Agar Tetap Terhidrasi Saat Berpuasa!

“Dan dalam hal ini, sunnah istinsyaq atau menghisap air ke hidung, ini bisa anda tinggalkan. Karena juga berpotensi untuk bisa membatalkan puasa anda,” tambahnya.

Pada dasarnya, wudhu saat berpuasa tidaklah makruh dan tetap harus dilakukan sebelum sholat. 

Namun, umat Islam disarankan untuk berhati-hati dalam menjalankan beberapa bagian sunnah wudhu seperti berkumur-kumur dan istinsyaq, agar tidak berisiko membatalkan puasa.(fd)

Editor : A. Nugroho
#wudhu saat puasa #wudhu batal #Berkumur Saat Berwudhu #Hukum wudhu di kamar mandi #istinsyaq