Polisi Temukan Potongan Kaki, Korban Diduga Dimutilasi Usai Ajak Hubungan Intim Sesama Jenis

Hawwa Aulia Nur • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Polisi saat temukan potongan dua kaki di Kali Grogol, Kota Depok. Sumber: Instagram.
Polisi saat temukan potongan dua kaki di Kali Grogol, Kota Depok. Sumber: Instagram.

BATU, RADAR BATU – Polisi menemukan dua potongan kaki pria di Sungai Grogol, Kota Depok, Jawa Barat pada Kamis (20/8/2026) lalu. Kedua potongan kaki tersebut ditemukan polisi didalam sebuah karung yang mengalir di sungai tersebut. 

Potongan kaki tersebut diduga merupakan bagian kaki pria berusia 51 tahun bernama Kunaefi (K). Adapun kasus mutilasi terhadap K telah terlebih dahulu diusut dan ditelusuri oleh pihak kepolisian sejak awal Agustus 2026.

Tindakan keji ini berhasil diketahui polisi akibat karung berisi potongan badan K yang tak sengaja di bakar seorang warga pada Selasa, (4/8/4046). 

Baca Juga: Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Ermanto Usman

Pada kamis (20/8/2026) lalu, Polisi berhasil menemukan bagian tubuh lain yaitu  kaki korban K di Sungai Grogol, Kota Depok. Adapun dua potongan kaki tersebut adalah sepasang betis milik K. 

"Sehari setelah penemuan yang kemarin, penemuan paha, hari ini penemuan kaki bagian betis, ada satu pasang. Nah, kami duga ini milik korban," ungkap Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono. Dilansir dari Detik.com.

Polisi menyampaikan bahwa pelaku mutilasi, Saepul (S) memotong bagian badan dan kaki korban secara terpisah. Kedua kaki korban dipotong menjadi empat bagian. Kini, polisi masih telah menemukan 3 bagian kaki K dan masih mencari 1 bagian paha korban yang belum ditemukan. 

Adapun pelaku mutilasi berinisial S telah ditetapkan menjadi tersangka dan dijerat polisi pada 9 Agustus 2026. Saepul (26) membunuh dan memutilasi Kunaefi (51) pada 23 Juli 2026 setelah mengenalnya melalui dating App. 

Baca Juga: Kriminalitas Turun, Kasus Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Batu Masih Mengkhawatirkan

Awalnya S ingin menemui K untuk mencuri barang berharga milik K. Namun saat keduanya bertemu di kontrakan S, K justru mencoba melakukan tindakan pelecehan dengan mencoba menyentuh S. 

“Dia pegang-pegang saya Bang. Terus saya berontak dong. Saya berontak, terus dia kayak nampar saya. Ya sudah saya tak dorong kan,” ujar Saepul. Dilansir dari Kompas.com. 

Tak mau diajak berhubungan sesama jenis, S mencoba melawan K hingga akhirnya menusukkan pisau ke perut K. Korban melakukan perlawanan hingga akhirnya S menggorok lehernya.

Akibat takut diketahui warga, S memotong bagian K menjadi beberapa bagian untuk menyembunyikan aksi kejinya. Potongan kaki korban dibuang ke sungai sedangkan badannya dibuang ke tempat sampah.

 

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber
LGBTQ Mutilasi Potongan kaki Kasus Mutilasi Depok kriminal