KOTA BATU, RADAR BATU – Aksi pembacokan yang menimpa ES, 41, petugas pengangkut sampah asal Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, membuat warga gempar. Peristiwa berdarah yang terjadi pada Jumat (24/7) sore itu bermula dari mengamuknya sang tetangga, E, yang belakangan dipastikan mengidap gangguan jiwa (ODGJ).
Pelaku E yang tinggal bersama ibu kandungnya di wilayah RW 03 Kelurahan Temas mendadak mengamuk tanpa alasan yang jelas. Dengan membawa senjata tajam, E berjalan menuju area permukiman tetangga di RW 11.
Di lokasi kejadian, E mendapati korban ES, 41. Tanpa ba-bi-bu, pelaku langsung melayangkan sabetan sajam dengan kalap ke tubuh korban. ES yang tak sempat menyelamatkan diri mengalami luka bacok parah dan terkapar bersimbah darah.
Warga sekitar yang histeris melihat kejadian tersebut langsung melaporkan ke kepolisian. Petugas Polsek Batu bergerak cepat ke lokasi untuk mengamankan E dari amukan massa sekaligus mencegah aksi susulan. Korban ES yang kritis dilarikan ke RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu untuk penanganan medis darurat, sementara E dibawa ke mapolsek.
Pihak kepolisian berkoordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Temas, Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui puskesmas, serta Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu. Hasil penelusuran rekam medis dan asesmen Dinkes memastikan bahwa E merupakan ODGJ yang memiliki riwayat perawatan psikiatri sebelumnya.
Sementara itu, dari penanganan ketertiban di lingkungan warga Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, polisi dan instansi terkait juga mengambil langkah tegas terhadap E, pelaku pembacokan brutal. Pria yang tega membacok tetangganya sendiri, ES, 41, pada Jumat (24/7) lalu itu kini resmi dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang.
Lurah Temas Anditya Fitrawan Dwi Putra menambahkan, koordinasi lintas instansi dilakukan guna mengantisipasi penanganan yang tepat bagi pelaku yang mendadak mengamuk membabi buta tersebut.
”Kepolisian berkomunikasi dengan Dinsos dan memutuskan E dibawa ke RSJ Lawang untuk menjalani perawatan intensif selama kurang lebih 10 hari terhitung sejak Jumat lalu,” jelas Anditya.
Sumber : Radar Batu