Pemkot Batu Bakal Libatkan Seniman untuk Tata Taman Kota

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 15:25 WIB
BAKAL DIPOLES: Pintu masuk Kota Batu bakal ditata ulang dengan melibatkan seniman lanskap lokal.
BAKAL DIPOLES: Pintu masuk Kota Batu bakal ditata ulang dengan melibatkan seniman lanskap lokal.

 

BATU, RADAR BATU - Penataan taman di Kota Batu bakal melibatkan petani bunga dan seniman lanskap lokal. Langkah itu tidak hanya untuk memperbaiki estetika kawasan perkotaan. Namun, sekaligus membuka ruang ekonomi bagi pelaku seni dan hortikultura setempat.

Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto mengatakan banyak seniman lanskap lokal justru lebih sering mengerjakan proyek taman di luar daerah. Padahal penataan ruang hijau di Kota Batu sendiri belum maksimal.

BACA JUGA: Peternak Sapi Kurban Malang Mengaku Tertipu Rp 235 Juta, Diancam UU ITE Saat Hendak Viral

“Masalahnya bukan kami tidak ingin menyerap tenaga lokal, tetapi terkendala aturan pengadaan yang mensyaratkan badan usaha resmi,” ujarnya. Menurut Heli, banyak seniman dan petani bekerja secara independen.

Kondisi itu membuat mereka sulit masuk dalam skema pengadaan pemerintah. Karena itu, Pemkot sedang menyiapkan formula regulasi. Tujuannya agar mereka dapat dilibatkan secara langsung. 

BACA JUGA: Speedboat dengan 11 Turis Asing Menghilang di Perairan Gorontalo

Jika aturan tersebut selesai, kawasan perbatasan dan gerbang masuk Kota Batu akan menjadi prioritas penataan oleh seniman lokal. “Harapannya, wisatawan yang masuk Kota Batu langsung merasakan identitas kota bunga melalui penataan tamannya,” katanya.

Heli menambahkan, gagasan tersebut sebenarnya sudah dibahas bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sejak ia masih menjadi anggota DPRD. Namun, hingga kini wujudnya masih belum kunjung terealisasi.

Selain mempercantik kota, pelibatan seniman lanskap dan petani bunga diharapkan memberi kepastian pasar bagi produk hortikultura lokal. Dengan begitu, bunga tidak hanya dikirim ke luar daerah saja. Namun, juga dimanfaatkan untuk memperkuat identitas Kota Batu sebagai kota bunga. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
penataan taman kota seniman pemkot batu