BATU, RADAR BATU - Pendalaman kasus dugaan korupsi pengelolaan serta jual beli kios dan los di Pasar Induk Among Tani terus dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu. Sebanyak 73 saksi telah dimintai keterangan dalam proses penyelidikan dan penyidikan hingga kemarin (24/7). Para saksi berasal dari berbagai unsur, mulai pejabat Pemkot Batu, pejabat Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag), UPT Pasar, mantan anggota DPRD Kota Batu, koordinator pedagang, hingga para pedagang pasar.
Kasi Intel Kejari Kota Batu Wisnu Sanjaya mengatakan penyidik telah memeriksa 73 saksi dalam tahap penyelidikan. Setelah status perkara dinaikkan ke tahap penyidikan, sebanyak 20 saksi kembali dipanggil untuk pendalaman. “Kami akan segera melakukan gelar perkara untuk memastikan minimal dua alat bukti yang sah telah terpenuhi,” ujarnya.
Menurut Wisnu, penetapan tersangka akan dilakukan setelah penyidik meyakini alat bukti telah memenuhi ketentuan hukum. Saat ini, tim Pidana Khusus (Pidsus) masih mendalami keterangan para saksi. Selain itu, barang bukti berupa dokumen dan perangkat elektronik yang telah disita juga tengah dilakukan analisis.
Dalam penggeledahan di Kantor Diskumperindag Kota Batu dan UPT Pasar Induk Among Tani pada 6 Juli lalu, penyidik menyita lima unit telepon genggam dan satu unit laptop. Dua di antaranya merupakan milik mantan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Batu bernisial ES dan mantan Kepala UPT Pasar Induk Among Tani berinisial AS.
Barang bukti elektronik tersebut kini tengah dianalisis untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dan transaksi kios dan los. Wisnu menegaskan, Kejari berkomitmen menangani perkara secara transparan.
Setiap perkembangan, mulai dari penyelidikan, penggeledahan, penyitaan barang bukti hingga proses penyidikan, disampaikan kepada publik melalui konferensi pers. “Kejari sangat terbuka dalam menangani perkara ini. Seluruh tahapan kami sampaikan kepada masyarakat sesuai perkembangan penyidikan,” tegasnya. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan