Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Siasati BBM Mahal, Sepeda Listrik Rp 3 Jutaan di Kota Batu Laris Manis

Fajar Andre Setiawan • Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:20 WIB
SEPEDA LISTRIK: Karyawan toko Alibaba di Kota Batu membersihkan unit sepeda listrik yang kini ramai diburu masyarakat.
SEPEDA LISTRIK: Karyawan toko Alibaba di Kota Batu membersihkan unit sepeda listrik yang kini ramai diburu masyarakat

BATU, RADAR BATU - Kendaraan listrik kelas menengah seharga Rp 3 jutaan kini menjadi buruan masyarakat Kota Batu. Lonjakan permintaan yang didominasi kalangan ibu rumah tangga dan pelajar ini dipicu melambungnya harga bahan bakar minyak (BBM) konvensional.

Leader Alibaba Kota Batu Risky Indrajaya mengatakan adanya lonjakan penjualan signifikan pada momen pasca-Lebaran. Konsumen berbondong-bondong mencari alternatif kendaraan hemat energi dengan sweet spot atau titik harga terlaris di angka Rp 3 jutaan.

Meski peminat melonjak, Risky menyebut calon pembeli masih kerap didera keraguan sebelum bertransaksi. Konsumen umumnya menanyakan isu ketahanan unit saat banjir, usia pakai baterai, hingga ketersediaan layanan purnajual.

Baca Juga: Sepeda Listrik Makin Marak Dipakai Anak-anak di Jalan Raya, Ini Aturan dan Bahayanya

“Konsumen paling sering menanyakan ketahanan usia baterai dan lokasi service center resminya. Tapi melihat inovasi yang ada, tren kendaraan listrik ini pasti bertahan jangka panjang untuk mobilitas perkotaan jarak dekat,” pungkas Risky.

Peralihan moda transportasi ini tak hanya menjadi gaya hidup. Namun, juga strategi bertahan bagi pekerja lapangan. Salah seorang pengemudi ojek online (ojol), Agus Setiaji mengaku motor listrik efektif menekan biaya operasional. Sebab, alokasi dana ganti oli dan servis rutin bengkel otomatis terhapus.

Baca Juga: Empat Hari Buron, Pelaku Pencurian Sepeda Motor Kecamatan Ngantang Dibekuk

“Sekali isi daya penuh di stasiun pengisian cuma habis Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu. Sangat membantu dapur tetap ngebul di tengah harga bensin mahal,” ujar Agus. Guna menunjang mobilitas pekerja aspal, Agus berharap infrastruktur stasiun penukaran baterai dan pengisian daya listrik di jalanan dapat segera diperbanyak. (kr2/dre)

Editor : A. Nugroho
#kendaraan listrik #menjadi buruan #bbm #ojol