BUMIAJI, RADAR BATU - Rencana Pemkot Batu memperketat pengawasan di Jembatan Kembar Cangar lewat teknologi digital terbentur tembok tebal. Pasalnya, lokasi yang kerap menjadi titik aksi nekat bunuh diri itu berada di area blank spot atau tidak terjangkau sinyal telekomunikasi.
Kepala Desa Sumberbrantas, Saniman menilai pemasangan kamera pengawas atau CCTV sebenarnya menjadi salah satu opsi ideal untuk memantau aktivitas warga di area jembatan. Namun, realita di lapangan berkata lain. “Di sana (Jembatan Cangar) sinyalnya sama sekali tidak ada. Jangankan internet, sinyal telepon saja sulit,” keluhnya.
Menurutnya, kendala infrastruktur komunikasi menyulitkan pemasangan perangkat pemantau berbasis digital maupun kabel karena medannya berada di tengah kawasan hutan. Meski teknologi CCTV terhambat, Saniman menegaskan upaya preventif tidak boleh berhenti. Dirinya mendesak DPUPR Provinsi Jatim segera melakukan pemagaran jembatan.
Baca Juga: Peringati Hardiknas, Pemkot Batu Genjot Kualitas SDM Lewat Program Seribu Sarjana
“Informasi yang saya terima, dalam dua minggu ini akan segera dilaksanakan,” tambah Saniman. Selain pagar, strategi lain yang akan diambil adalah menutup akses parkir liar di sekitar tikungan jembatan. Selama ini, ada celah bagi kendaraan untuk berhenti yang kemudian kerap dimanfaatkan pengguna jalan berdiam diri dan merenung di atas jembatan.
Menurut catatan Pemdes Sumberbrantas, fenomena aksi nekat bunuh diri di Jembatan Cangar ini merupakan hal baru. Selama ini, jembatan tersebut murni berfungsi sebagai jalur transportasi. “Baru satu bulan ini ada dua kejadian yang semua korbannya dari luar daerah, yakni Mojokerto dan Lumajang,” pungkas Saniman.
Baca Juga: Pemkot Batu Didesak Segera Tertibkan Vila lewat Perwali
Sementara itu, Plt Wali Kota Batu Heli Suyanto mengaku akan tetap berupaya mencari jalan keluar terkait pengawasan di titik rawan tersebut. Jika CCTV sulit diwujudkan, maka ia bakal mengalihkan fokus pada penguatan patroli manual dan optimalisasi penerangan jalan. “Intensitas patroli Satpol PP akan ditingkatkan, terutama di jam-jam sepi,” tutur Heli. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho