Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

4 Tahun Rusak, Jembatan Bareng Dibiarkan Tanpa Perbaikan

Fajar Andre Setiawan • Minggu, 19 April 2026 | 18:35 WIB
PERLU PERBAIKAN: Kondisi jembatan di kawasan Bareng, Kecamatan Klojen dipasang spanduk peringatan. RAYYAN SUGANGGA/FREELANCE RADAR MALANG
PERLU PERBAIKAN: Kondisi jembatan di kawasan Bareng, Kecamatan Klojen dipasang spanduk peringatan. RAYYAN SUGANGGA/FREELANCE RADAR MALANG

 

KOTA MALANG - Kerusakan jembatan yang dibiarkan berlarut kini berubah menjadi ancaman nyata. Jembatan penghubung Jalan Kawi Atas dan Jalan Kawi Selatan di kawasan Bareng, Kota Malang dilaporkan rusak selama empat tahun dan berpotensi membahayakan pengguna, terutama para siswa SDN Bareng 3.

Struktur jembatan tampak rapuh. Sejumlah bagian mengalami penurunan kualitas dan memicu kekhawatiran warga akan risiko ambrol. Arman, pengemudi becak yang sehari-hari mangkal di sekitar lokasi menyebut kerusakan itu bukan hal baru. “Kurang lebih sudah empat tahun kondisinya seperti ini,” ujarnya.

Meski demikian, jembatan tetap menjadi jalur padat. Arman kerap mengingatkan pengendara agar tidak melintas dengan muatan berat. Getaran jembatan, kata dia, terasa semakin kuat, terutama saat cuaca buruk. “Kalau kendaraan berat lewat, khawatir tidak kuat dan bisa ambrol,” katanya.

Risiko makin tinggi karena lokasi berada dekat SDN Bareng 3. Pada jam masuk dan pulang sekolah, arus lalu lintas didominasi siswa dan orang tua. Upaya mitigasi sementara sudah dilakukan melalui pemasangan spanduk peringatan. Namun, langkah itu belum efektif. Sepeda motor masih kerap melintas untuk mempersingkat jarak.

Warga sekitar mengaku berada dalam posisi sulit. Nyuningsih, salah satu warga menyebut akses alternatif terlalu jauh sehingga jembatan tetap digunakan meski berisiko. “Kalau tidak lewat sini, harus memutar jauh. Terpaksa lewat meski takut,” ujarnya.

Kekhawatiran bertambah saat musim hujan. Debit air sungai di bawah jembatan kerap meningkat dan berpotensi menggerus fondasi. Warga berharap ada penanganan cepat sebelum terjadi insiden. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
#kerusakan #jembatan rusak #jembatan #jalan rusak