BUMIAJI, RADAR BATU - Intensitas hujan tinggi kembali memicu longsor hingga merusak rumah warga di Dusun Krajan, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji dini hari kemarin (13/4) sekitar pukul 00.30. Material longsoran menimpa bagian bangunan rumah milik Arianto. Dampaknya, area kamar mandi mengalami kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka.
Laporan kejadian baru diterima pukul 10.45 di hari yang sama. Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko mengatakan longsor dipicu hujan berintensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi itu membuat tanah jenuh air dan kehilangan kestabilan.
“Tanah menjadi labil sehingga memicu longsoran di tebing dekat permukiman,” ujarnya.
Hasil kaji cepat menunjukkan tebing yang longsor memiliki tinggi sekitar 6 meter dan panjang 6 meter, dengan lebar sekitar 50 sentimeter. Material tanah dari titik tersebut bergerak turun dan menghantam bangunan di bawahnya.
BACA JUGA CFD MBatu Sae Kota Batu Jadi Magnet Runner, Hutan Kota Diserbu Warga
Penanganan darurat langsung dilakukan. Petugas bersama perangkat desa, kecamatan, dan warga bergerak ke lokasi untuk asesmen dan penanganan awal. Langkah yang dilakukan meliputi pembersihan material serta pemasangan terpal pada area terdampak. Upaya ini untuk mencegah longsor susulan.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Doddy Faturrachman mengatakan bantuan darurat telah disalurkan. “Terpal dipasang untuk menutup area longsoran agar tidak semakin parah,” katanya.
BACA JUGA PKL Liar di Alun-Alun Kota Wisata Batu Kian Menjamur, Satpol PP Siapkan Strategi Penindakan
Selain penanganan awal, BPBD juga merekomendasikan langkah lanjutan pascabencana. Termasuk dukungan bantuan bagi warga terdampak dan penguatan mitigasi di lokasi rawan. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan. Terutama saat hujan deras berlangsung lama. Potensi longsor dinilai masih tinggi di wilayah lereng seperti Bumiaji.
Editor : Fajar Andre Setiawan