BATU, RADAR BATU - Keluhan warga terkait kondisi jogging track di Taman Hutan Bondas akhirnya direspons Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Tahun ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp104,41 juta untuk merevitalisasi jalur lari tersebut.
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek di bawah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu itu masuk skema pengadaan nontender. Pekerjaan dilaksanakan CV Kartika Wijaya asal Kota Malang dengan nilai kontrak Rp104,41 juta.
BACA JUGA: Pemkot Batu Audit Operasional Wista Mikutopia karena Diduga Belum Kantongi Izin
Kepala DLH Kota Batu Dian Fachroni Kurniawan mengatakan perbaikan difokuskan pada peningkatan kualitas jalur yang selama ini dikeluhkan licin dan berlumut. “Kami sesuaikan dengan spesifikasi teknis agar lebih aman dan tahan lama,” ujarnya.
Revitalisasi ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi taman sebagai ruang publik yang nyaman, khususnya bagi warga yang rutin berolahraga. Meski proyek sudah berjalan, DLH tetap melakukan penanganan sementara di titik-titik kerusakan prioritas.
BACA JUGA: Cak Nur Tekankan Peran Media Kawal Program Pusat di Daerah
Langkah itu ditempuh agar aktivitas masyarakat tidak terganggu sambil menunggu perbaikan menyeluruh. Tak hanya jogging track, DLH juga menyoroti kondisi alat fitness outdoor yang mulai berkarat.
Untuk sementara, perawatan rutin dilakukan dengan pembersihan dan pengecekan komponen agar tetap aman digunakan. Dian meminta masyarakat memahami proses perbaikan yang dilakukan bertahap sesuai kemampuan anggaran.
BACA JUGA: Tutup Kandang Babi, Pakar Minta Pemkot Batu Beri Kompensasi
“Yang penting kualitas tetap kami jaga agar hasilnya tidak cepat rusak,” tandasnya. Dengan revitalisasi ini, kenyamanan pengunjung diharapkan meningkat sekaligus mendorong gaya hidup sehat di ruang terbuka publik Kota Batu. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan