Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pengangguran Naik, Pemkot Batu Gelontorkan Rp1,1 M untuk Pelatihan Kerja

Zanadia Manik Fatimah • Rabu, 25 Maret 2026 | 10:30 WIB
SERIUS DAN ANTUSIAS: Para peserta pelatihan junior hairdresser yang dilaksanakan Disnaker Kota Batu beberapa waktu lalu. DISNAKER KOTA BATU FOR RADAR BATU
SERIUS DAN ANTUSIAS: Para peserta pelatihan junior hairdresser yang dilaksanakan Disnaker Kota Batu beberapa waktu lalu. DISNAKER KOTA BATU FOR RADAR BATU

BATU - Kenaikan angka pengangguran mendorong penguatan program pelatihan kerja di Kota Batu. Pada 2026, pemerintah menyiapkan anggaran Rp1,1 miliar untuk meningkatkan kompetensi pencari kerja. Data Badan Pusat Statistik mencatat, jumlah penganggur pada 2025 mencapai 5.024 orang, naik dari 4.667 orang pada 2024.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batu Mokhamad Forkan mengatakan pelatihan difokuskan pada peningkatan daya saing tenaga kerja. Program tersebut bakal menyasar 120 pencari kerja. Seluruh anggaran bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pelatihan dibagi dalam empat jenis dengan kuota masing-masing 30 peserta.

BACA JUGA Pasar Induk Among Tani Batu Produksi Sampah hingga 2,5 Ton Sehari, Mayoritas Sampah Organik

Program yang disiapkan meliputi pelatihan digital marketing berbasis kecerdasan buatan, pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pelatihan commercial make up, serta pelatihan barista. Pendaftaran telah dibuka dan berlangsung hingga 31 Maret. Peserta dapat mendaftar melalui layanan di Mal Pelayanan Publik Among Warga.

Syarat peserta antara lain warga Kota Batu, tidak sedang bekerja, terdaftar sebagai pencari kerja, serta memiliki kartu AK-1. Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Kerja Hartini mengatakan sistem daftar tunggu akan diterapkan jika jumlah pendaftar melebihi kuota.

BACA JUGA Minat Budidaya Ikan Rendah, Pemkot Siapkan Bantuan Rp300 Juta

“Jika pendaftar banyak, akan kami siapkan waiting list. Tidak menutup kemungkinan ada penambahan pelatihan,” ujarnya. Program ini diharapkan mampu membuka peluang kerja maupun mendorong wirausaha mandiri. Namun, efektivitasnya masih bergantung pada kesesuaian pelatihan dengan kebutuhan pasar kerja.

BACA JUGA Produksi Keju Gunungsari Naik Dua Kali Lipat Selama Ramadan

Tanpa keterkaitan yang kuat dengan dunia industri, pelatihan berisiko tidak berdampak signifikan terhadap penurunan angka pengangguran. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Batu. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
#pengangguran #pelatihan #disnaker kota batu