BATU - Kerusakan sejumlah wahana permainan di playground Alun-Alun Kota Wisata Batu mulai dikeluhkan pengunjung. Beberapa fasilitas permainan anak dilaporkan rusak dan tidak dapat digunakan. Kondisi ini dikhawatirkan membahayakan keselamatan anak-anak yang bermain di area tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan wahana perosotan anak sudah tidak berada di tempatnya karena rusak. Selain itu, satu pasang perosotan lain terlihat patah pada bagian kaki penyangga bawahnya. Secara umum kerusakan memang belum terjadi secara masif. Namun kondisi itu mulai disadari pengunjung yang rutin membawa anak bermain di area playground.
Keluhan tersebut disampaikan Lilik Nurhayati saat mengajak anaknya bermain di lokasi beberapa hari lalu. Ia menuturkan salah satu perosotan besar berwarna biru yang sebelumnya menjadi favorit anak-anak kini sudah tidak ada. “Perosotan yang paling besar sekarang tidak ada dan ditutup. Sepertinya memang sudah rusak,” ujar ibu dua anak itu.
Lilik mengaku cukup sering mengajak anaknya bermain di playground Alun-Alun Kota Wisata Batu. Selain gratis, fasilitas permainan di lokasi itu dinilai cukup menarik bagi anak-anak.
Namun ia tidak mengetahui secara pasti sejak kapan kerusakan mulai terjadi.
Menurutnya, beberapa wahana terlihat mulai menua dan memerlukan perhatian. Ia menyoroti kondisi kaki-kaki perosotan yang mulai goyang dan rentan patah. Jika tidak segera diperbaiki, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi anak-anak.
Keluhan serupa disampaikan Arif, pengunjung lain yang mengantar anaknya bermain di lokasi tersebut. Ia juga mengatakan perosotan terbesar yang berbentuk menyerupai huruf “S” kini sudah ditutup. “Yang rusak perosotan paling besar, bentuknya seperti huruf S. Sekarang ditutup supaya anak-anak tidak terjerumus dan jatuh,” jelasnya.
Keluhan masyarakat juga muncul di media sosial. Melalui kolom komentar akun Instagram, seorang warganet dengan nama akun @tehannnisaar meminta agar fasilitas playground segera diperbaiki. “Playground alun-alun Batu banyak yang rusak. Tolong segera dibenahi Pak, biar nyaman,” tulisnya. (dia/dre)
Editor : A. Nugroho