Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Minim Perawatan, Lima Halte di Kota Batu Rusak Parah

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 24 Februari 2026 | 10:07 WIB

RUSAK: Kondisi halte di Jalan Sultan Agung Kota Batu yang rusak parah di bagian plafon dan atapnya kemarin (23/2).
RUSAK: Kondisi halte di Jalan Sultan Agung Kota Batu yang rusak parah di bagian plafon dan atapnya kemarin (23/2).

BATU - Lima halte di sejumlah ruas jalan utama mengalami kerusakan hingga 80 persen berdasarkan hasil pengecekan lapangan pada 19 Februari lalu. Kerusakan mencakup struktur bangunan, atap, hingga aspek kebersihan yang membuat halte tak berfungsi optimal.

Kelima halte tersebut berada di dua titik Jalan Sultan Agung, dua titik Jalan Suropati, dan satu titik Jalan Trunojoyo. Kondisinya memprihatinkan dan dinilai memerlukan penanganan serius. Di salah satu halte di Jalan Sultan Agung, plafon tampak rapuh dan sebagian mengelupas. Area kursi tunggu dipenuhi tanaman liar sehingga mengganggu kenyamanan.

Situasi serupa terlihat di Jalan Suropati. Atap halte berlumut, sementara papan penanda sudah pudar dan sulit dikenali. Seorang warga yang kerap melintas, Leni Wahyuning, menilai minimnya aktivitas membuat halte semakin terabaikan. “Sekarang memang jarang digunakan. Padahal lokasinya di jalur utama,” ujarnya.

Menurut dia, jika dilakukan perbaikan dan perawatan, halte masih berpotensi difungsikan kembali, misalnya sebagai titik pemberhentian bus antarkota atau angkutan kota. Leni menduga kerusakan terjadi akibat kurangnya perawatan dan faktor usia bangunan.  “Kalau dibenahi, bisa aktif lagi. Sekarang sesekali saja ada orang duduk menunggu,” katanya.

Kepala Dishub Kota Batu, Susetya Herawan, mengatakan tim transportasi telah melakukan survei dan pengukuran ulang untuk memetakan tingkat kerusakan secara detail. Data tersebut akan menjadi dasar perencanaan revitalisasi. “Hasil pendataan ini menjadi bahan untuk program revitalisasi agar halte dapat difungsikan kembali,” ujarnya.

Revitalisasi tidak hanya menyasar perbaikan fisik, tetapi juga penguatan fungsi halte sebagai fasilitas pendukung transportasi publik yang aman dan layak. Tantangannya, pembenahan infrastruktur harus dibarengi dengan optimalisasi layanan angkutan umum agar halte tidak kembali terbengkalai. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#halte bus #kota batu #revitalisasi