Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Jejak Terakhir di Sungai Konto, Pemburu Kasembon Kabupaten Malang Belum Ditemukan

Fajar Andre Setiawan • Jumat, 30 Januari 2026 | 09:34 WIB
PENCARIAN: Tim gabungan melakukan pencarian lanjutan terhadap warga Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang yang dinyatakan hilang sejak 27 Januari lalu, kemarin (29/1).
PENCARIAN: Tim gabungan melakukan pencarian lanjutan terhadap warga Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang yang dinyatakan hilang sejak 27 Januari lalu, kemarin (29/1).

KASEMBON - Seorang pria asal Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, dilaporkan hilang usai berpamitan berburu hewan liar pada 27 Januari lalu. Hingga hari ketiga pencarian kemarin (29/1), tim gabungan belum menemukan keberadaan M Rizki Umbar Prastyo. Fokus pencarian kini mengarah ke sepanjang aliran Sungai Konto.

Hal itu dilakukan menyusul temuan sepeda motor, senapan angin, dan hasil buruan di sekitar lokasi tersebut. Rizki meninggalkan rumah sejak empat hari yang lalu sekitar pukul 11.30. Kepada keluarga, ia berpamitan untuk berburu di sekitar area persawahan dan sungai dekat Lapangan Desa Bayem, Kecamatan Kasembon.

Ia berangkat seorang diri dengan sepeda motor Honda Beat hitam dan membawa senapan angin yang biasa digunakannya berburu. Namun hingga sore hari, Rizki tak kunjung pulang. Keluarga yang diliputi kekhawatiran kemudian melakukan pencarian mandiri dengan melibatkan warga sekitar. 

Upaya tersebut diperluas pada pukul 17.15 dengan melibatkan aparat kepolisian dan Koramil setempat. “Dalam proses pencarian awal, sepeda motor korban ditemukan terparkir di samping Lapangan Desa Bayem,” kata Kasatreskrim Polres Batu Iptu Joko Suprianto.

Dari titik itu, petugas bersama warga melakukan penyisiran ke area persawahan hingga aliran sungai di sekitar lokasi. Hasilnya, satu pucuk senapan angin serta hewan buruan berupa biawak ditemukan di dekat sungai, sekitar 100 meter dari bibir Sungai Konto.

Temuan tersebut memperkuat dugaan Rizki sempat berada di sekitar sungai sebelum dinyatakan hilang. Namun hingga penyisiran dilakukan sampai malam hari, keberadaannya belum juga terdeteksi.

Pencarian dilanjutkan hingga Rabu lalu (28/1) dengan melibatkan tim gabungan dari Polsek Kasembon, Koramil, Basarnas, relawan, dan warga setempat. Medan pencarian disebut cukup menantang karena kontur sungai dan vegetasi yang lebat.

“Fokus pencarian saat ini diarahkan menyusuri sepanjang aliran Sungai Konto,” ujar Joko. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian. Aparat mengimbau warga yang beraktivitas di sekitar Sungai Konto untuk segera melapor jika menemukan petunjuk terkait keberadaan korban. (dia/dre)

Editor : Aditya Novrian
#orang hilang #kecamatan kasembon #timsar