BATU - Revitalisasi pulau jalan di sepanjang Jalan Sultan Agung, Kota Batu, mulai menunjukkan hasil. Setelah konsep awal sempat menuai kritik, pembangunan pulau jalan ketiga justru berhasil menarik perhatian masyarakat dan wisatawan, terutama saat malam.
Pantauan Radar Batu pada Minggu malam lalu (28/12), pulau jalan ketiga yang mengusung tema aneka bunga tampak mencolok dengan kehadiran ikon perempuan di bagian tengah. Ikon tersebut menyala diterpa cahaya proyektor sehingga menyerupai patung hidup.
Ornamen bunga di sekelilingnya pun ikut bergerak dan bercahaya. Pemandangan itu menciptakan visual yang atraktif di tengah jalur protokol Kota Batu. Tak sedikit wisatawan yang sengaja berhenti sejenak untuk mengabadikan momen tersebut.
Salah satunya Sella Erika Sofiana, wisatawan asal Yogyakarta. Dia mengaku terkesan dengan konsep pencahayaan yang dihadirkan. “Bagus sekali, hampir mirip dengan instalasi seni yang ada di Bali,” ujarnya usai berfoto bersama keluarga.
Sella membandingkan ikon tersebut dengan patung interaktif di Nuanu Creative City, Tabanan, Bali. Menurutnya, pada siang hari patung terlihat biasa saja. Namun, saat malam, sorotan cahaya membuatnya tampak hidup dan dramatis.
Meski demikian, ia menilai masih ada sejumlah catatan teknis. Salah satunya pantulan proyektornya sedikit meleset dari bentuk wajah, sehingga ia menilai kalau dilihat dari dekat kurang patung tampak kurang rapi.
Ia berharap konsep serupa dapat diterapkan di pulau-pulau jalan lain dengan penyempurnaan teknis yang lebih matang. Terpisah, Kepala DLH, Dian Fachroni Kurniawan, mengakui revitalisasi pulau jalan tersebut masih dalam tahap penyempurnaan.
Kritik dan masukan dari masyarakat, kata dia, menjadi bagian penting dalam proses evaluasi. “Masih banyak yang perlu dikoreksi, terutama dari sisi vegetasi agar kawasan ini lebih hijau dan selaras dengan konsep kota wisata,” tandasnya. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho