BATU - Seorang penghulu yang bertugas di Kecamatan Batu, Masduki Zakaria, resmi ditetapkan sebagai Ketua Kloter Haji 2026. Penetapan tersebut dilakukan setelah Masduki lolos dalam rangkaian seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tingkat Provinsi Jawa Timur yang berlangsung ketat dan berlapis.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kota Batu Basuki Rachmat menjelaskan proses seleksi diawali dari tahap administrasi. Dari 32 pendaftar awal, hanya 14 orang yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
“Empat belas peserta tersebut kemudian mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT) pada 4 Desember lalu di Kantor Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Kota Batu,” ujar Basuki. Berdasarkan hasil CAT tahap pertama, hanya dua peserta asal Kota Batu yang dinyatakan lolos, yakni Diki Sidharta dan Masduki Zakaria.
Keduanya kemudian mengikuti seleksi lanjutan tingkat provinsi di Surabaya pada 11 Desember, bersama perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur. “Seleksi tahap kedua itu menentukan penempatan petugas, mulai dari ketua kloter, pembimbing ibadah, hingga petugas nonkloter,” imbuh Basuki.
Hasil seleksi yang diumumkan pada 12 Desember menetapkan Masduki Zakaria sebagai Ketua Kloter Haji 2026. Sementara peserta lainnya menempati posisi petugas sesuai kebutuhan penyelenggaraan ibadah haji.
Basuki menjelaskan materi seleksi CAT PPIH meliputi pemahaman regulasi haji, manasik, pelayanan jemaah, penanganan kondisi darurat, komunikasi, hingga kemampuan manajerial dan kepemimpinan. Seluruh aspek tersebut menjadi indikator utama kesiapan petugas dalam mendampingi jemaah selama di Tanah Suci. (dia/dre)
Editor : A. Nugroho