BATU - Pembangunan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) di Kota Batu memasuki fase akhir. Dari total 12 titik pekerjaan, 10 proyek telah dinyatakan selesai. Dua lokasi tersisa kini berada pada tahap pengecoran dan ditargetkan tuntas pekan ini.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu Syeh Zaenal Arifin memastikan seluruh paket pekerjaan rampung sebelum akhir pekan. Dua proyek yang masih dikerjakan berada di Desa Beji, Kecamatan Junrejo, serta Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu.
Menurut Syeh, progres fisik di kedua titik tersebut telah memasuki tahap final sehingga risiko keterlambatan relatif kecil. Seiring penyelesaian fisik, sejumlah proyek yang telah rampung mulai memasuki tahapan administratif. “Beberapa sudah mengajukan pemeriksaan Provisional Hand Over (PHO),” imbuhnya.
PHO menjadi tahap krusial sebelum hasil pekerjaan diserahterimakan secara resmi kepada pemerintah daerah. Nilai proyek SPAM HIPPAM bervariasi, mulai ratusan juta rupiah hingga menembus Rp1 miliar. Salah satu paket pekerjaan di Kecamatan Junrejo, misalnya, memiliki nilai kontrak sekitar Rp1,29 miliar.
Secara teknis, pekerjaan pada 12 titik relatif seragam. Fokus utamanya yakni penambahan jaringan perpipaan untuk memperluas jangkauan layanan air bersih, disertai pembangunan atau penambahan tandon guna meningkatkan kapasitas dan stabilitas distribusi. (dia/dre)
Editor : A. Nugroho