BATU - Ada tiga sorotan yang bakal menjadi fokus utama Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dalam menghadapi lonjakan kunjungan wisata pada momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru). Di antaranya aspek sosial, ekonomi, dan keamanan. Ketiga sektor itu dinilai saling berkaitan dalam menentukan kelancaran libur akhir tahun di Kota Wisata Batu.
Pemetaan tersebut mengemuka dalam Sarasehan Pembinaan Kewilayahan Menjelang Nataru dan Antisipasi Bencana yang digelar di Gedung Graha Pancasila kemarin (16/12). Wali Kota Batu Nurochman menegaskan euforia libur panjang memang berpotensi mengerek pertumbuhan ekonomi daerah.
Namun, dampak turunannya juga menuntut pengendalian dan pengawasan wilayah yang lebih ketat. “Momentum Nataru membawa dampak positif bagi ekonomi, tetapi risiko sosial dan keamanan juga meningkat. Itu harus diantisipasi sejak awal,” ujarnya.
Dari sisi sosial, dia memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Natal berjalan aman serta kondusif. Selain itu, pengelolaan aktivitas pariwisata dan sampah menjadi perhatian khusus agar lonjakan kunjungan tidak memicu persoalan lingkungan dan sosial.
Pada sektor ekonomi, pihaknya mengantisipasi potensi tekanan inflasi akibat meningkatnya permintaan bahan pokok penting (bapokting). Pasalnya, lonjakan wisatawan kerap diikuti kenaikan kebutuhan sembako, bahan bakar minyak (BBM), hingga jasa pariwisata.
“Kami pastikan stok sembako, BBM, dan layanan wisata aman selama periode Nataru,” katanya. Sementara dari aspek keamanan, lonjakan kunjungan dinilai berbanding lurus dengan potensi kerawanan.
Mulai dari kepadatan lalu lintas, kecelakaan, hingga destinasi wisata yang mengalami overkapasitas. Karena itu, dirinya mendorong pengendalian terpadu untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan.
Ia meminta seluruh perangkat daerah bersinergi, mulai dari pemasangan rambu insidentil, memastikan penerangan jalan umum (PJU) berfungsi optimal, hingga menertibkan parkir liar. Ia juga mewaspadai potensi bencana alam di tengah cuaca ekstrem yang masih fluktuatif.
Di sisi lain, Kabag Ops Polres Batu Kompol Anton Widodo menegaskan kesiapan aparat kepolisian melalui Operasi Lilin. Fokus pengamanan meliputi pelaksanaan ibadah Natal, perayaan malam tahun baru, serta antisipasi cuaca ekstrem.
“Kami siapkan rekayasa lalu lintas, pos pelayanan, dan pos pengamanan. Pelayanan tidak hanya soal kemacetan, tapi juga respons cepat terhadap kecelakaan, kendaraan bermasalah, hingga kelengkapan administrasi kendaraan,” tandas Anton. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho