Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pembangunan 16 Rumah Kompos di Kota Batu Terus Dikebut

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 9 Desember 2025 | 15:37 WIB
Ilustrasi Rumah Kompos
Ilustrasi Rumah Kompos

BATU - Pembangunan 16 rumah kompos di desa dan kelurahan se-Kota Batu terus dikebut. Jika seluruh unit rampung dan beroperasi optimal, kapasitas produksi kompos diproyeksikan mencapai 5-10 ton bahan mentah per hari. Dari jumlah itu, diperkirakan akan menghasilkan 3–5 ton pupuk kompos setelah melalui proses pengolahan.

“Setidaknya minimal di angka itu setiap harinya,” ujar Dian Fachroni, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu. Dengan kapasitas tersebut, ritme operasional pengolahan sampah organik dinilai bakal lebih ideal. Produksi yang stabil juga membuka peluang distribusi kompos ke wilayah lain.

Selain itu, juga bisa memperkuat kemandirian pengelolaan sampah di tingkat lokal. Hingga kini, pengerjaan 16 rumah kompos ditarget rampung akhir tahun ini. Operasional penuh baru akan dimulai pada 2026. Dian mengaku masih menyiapkan serangkaian standar kualitas sebelum peningkatan produksi dilakukan.

Selama beberapa tahun terakhir, DLH melakukan kajian kualitas kompos dari lima titik produksi. Satu di antaranya di TPA Tlekung dan empat lainnya di TP3SR. Hasilnya, dinilai sudah memenuhi SNI Kementerian Pertanian. Namun, ditemukan kadar magnesium yang cenderung tinggi di sejumlah sampel. Untuk itu, komposisi bahan baku akan disempurnakan.

“Nanti bahan dari buah dan daun kering porsinya mungkin akan lebih besar,” kata Dian. Penyesuaian ini penting agar kualitas kompos tetap stabil saat kapasitas produksi diperbesar. Dian menegaskan standar mutu, komposisi bahan, dan kesiapan teknis menjadi penentu nilai guna kompos, baik untuk kebutuhan internal, pertanian lokal, maupun peluang pemasaran lebih luas.

Kehadiran 16 rumah kompos baru ini digadang-gadang menjadi tonggak penguatan sistem pengelolaan sampah organik yang lebih efisien, terukur, dan berkelanjutan. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, rumah kompos tersebut menjadi langkah strategis dalam upaya pengurangan sampah organik sekaligus meningkatkan kemandirian ekologi Kota Batu. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#DLH #kota batu #sni #tpa