Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Kunjungan Pasar Induk Among Tani Kota Batu Meningkat Imbas Operasional Trans Jatim

Fajar Andre Setiawan • Senin, 1 Desember 2025 | 16:09 WIB
RAMAI: Kawasan Zona Kuliner Pasar Induk Among Tani tampak ramai pembeli beberapa hari lalu.
RAMAI: Kawasan Zona Kuliner Pasar Induk Among Tani tampak ramai pembeli beberapa hari lalu.

BATU - Kunjungan ke Pasar Induk Among Tani meningkat imbas operasional Bus Trans Jatim Koridor 1 Malang-Batu. Akses menuju pasar terbesar di Indonesia itu semakin mudah karena lokasinya tepat berada di depan Terminal Kota Batu. Penumpang armada baru itu banyak yang akhirnya singgah di pasar induk. Terutama mereka yang hanya coba-coba ingin merasakan sensasi naik Bus Trans Jatim saja.

Penumpang banyak menyerbu zona kuliner. Sebagian ada yang berbelanja di zona lain. Bahkan ada yang sekadar lihat-lihat saja menikmati hiruk pikuk pasar. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Induk Among Tani Gadis Dewi Primandhasari menyebut kenaikan jumlah kunjungan terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Tepatnya sejak Bus Trans Jatim beroperasi pada 20 November lalu.

Ia menilai layanan Transjatim turut memengaruhi mobilitas masyarakat menuju pasar tersebut. Menurut Gadis, kemudahan akses transportasi membuat Pasar Induk Among Tani semakin dilirik pengunjung dari luar kota. Ia berharap peningkatan ini terus berlanjut. Apalagi dengan adanya proyek perbaikan drainase yang sedang berjalan. “Harapannya setelah perbaikan dan didukung Transjatim, kunjungan bisa semakin meningkat,” tambahnya.

Lebih lanjut salah seorang penumpang Bus Trans Jatim, Muhammad Izzan Riyadi mengaku ikut merasakan manfaat dari hadirnya transportasi tersebut. Izzan sengaja menjajal bus tersebut dan turun di Terminal Kota Batu untuk singgah ke Pasar Induk Among Tani. “kan tinggal nyebrang dan di sini (Pasar Induk Among Tani) banyak pilihan makanannya,” ujarnya.

Selain itu, dia menilai bangunan pasar bagus dan nyaman. Terlebih ada fasilitas memadai seperti eskalator dan pilihan kios yang beragam. Namun, dia memberikan catatan terkait kebersihan pasar yang perlu ditingkatkan. “Zona kuliner yang berada di area khusus dan terpisah dengan zona lain itu sudah tertata rapi,” imbuhnya.

Sementara itu, pengunjung sekaligus penumpang lain Alfiansyah juga menilai Bus Trans Jatim memberikan dampak positif bagi aktivitas pasar. Menurutnya, hadirnya layanan ini berpotensi menciptakan timbal balik yang positif. “Tentu itu membantu perputaran ekonomi di Pasar Induk Among Tani yang lebih progresif,” pungkasnya. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#kota batu #Pasar Induk Among Tani #bus Trans Jatim #UPT